Jumat , 19 Januari 2018

Polda Metro Jaya Konfrotir Korban dan Terduga Perampasan Tanah di Ciputat

Ilustrasi

 

Thejak.co – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya memanggil semua pihak terkait kasus dugaan perampasan tanah di Jalan Beruang, Pondok Ranji, Ciputat, Tangerang Selatan, untuk dikonfrotir.

Mistadi, SH, pengacara dari ahli waris tanah milik Keman bin Seli mengatakan, pada Kamis (4/1), selain pihaknya penyidik juga memanggil Lilik Soestingsih, terduga perampasan tanah milik kliennya.

“Selain itu, penyidik juga memanggil pihak notaris,” kata Mistadi di Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Kepada penyidik, salah satu ahli waris, Nisan bin Keman membantah dirinya telah memberikan surat kuasa pelepasan tanah yang luasnya sekitar 7.500 m2 milik keluarganya itu kepada Lilik Soestiningsih. “Saya tidak pernah memberikan surat kuasa kepada Ibu Lilik. Itu tidak benar,” tegas Nisan.

Nisan juga membantah dirinya menerima uang sebesar Rp 600 juta dari Lilik. “Kalau saya menerima uang sebanyak itu, saya sudah kaya,” ucapnya.

Tapi, lanjutnya, dia memang pernah bertemu dengan Lilik beberapa tahun lalu. Saat itu, ungkapnya, yang benar Lilik menunjukkan kepadanya lembaran surat. Nisan mengaku tidak tahu apa bunyi surat, karena tidak bisa membaca dan menulis.

“Saya datang seorang diri, tidak boleh ditemani oleh siapapun waktu bertemu dengan Ibu Lilik. Kalau ada yang menemani saya, tidak boleh masuk ke rumahnya, disuruh tunggu di luar,” ungkap Nisan.

Bagaimana sikap Lilik terhadap keterangannya itu? Nisan menyebut Lilik marah. “Saya bicara apa adanya, kenapa dia marah,” imbuhnya.

Kuasa pengurus ahli waris, Edmondus Eddy Jamlean menambahkan, kasus ini sudah berlarut-larut tidak terselesaikan. Katanya, pertama kali dilaporkan ke polisi tahun 2013 dan dilaporkan kembali pada 2016.

Yang membuat dirinya heran, dari bukti yang ada sangat jelas Lilik merampas tanah milik ahli waris Nisan bin Keman, tapi tidak dilakukan tindakan hukum yang tegas. “Kapolri harus  menyoroti kinerja anggotanya yang tidak profesional seperti ini,” pungkasnya.

HDS

Share

Check Also

PARTAI HANURA RESMI ‘DIBELAH’

      thejak.co – Mulai saat ini, Partai Hanura resmi terbelah menjadi dua. Yang ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *