Senin , 20 Agustus 2018

Jazuli Sebut PKS Pakai Jurus ‘Tiga Garis’ Untuk Rakyat

Jazuli Juwaini (kiri) bersama petinggi pengurus DPP PKS setelah menggelar Rapat Pleno PKS se-Indonesia.

thejak.co – Rapat Pleno Fraksi PKS DPR dan DPRD yang diikuti 1000 anggota legislatif (Aleg) lebih itu berkomitmen untuk terus mengokohkan khidmat PKS kepada rakyat. Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini yang menjadi Ketua Aleg PKS Nasional mengatakan, dengan tiga garis perjuangan Fraksi PKS di seluruh Indonesia diyakini dapat mewujudkan keinginan masyarakat.

“Yaitu ‘Tiga Pro’ . Pro kerakyatan, Pro keummatan,¬† dan Pro Pengokohan Nasionalisme Indonesia. Setiap Aleg PKS di semua tingkat harus paham, menghayati, dan membumikan tiga pro ini dalam setiap sikap dan kebijakan politiknya. Tidak boleh kebijakan Fraksi PKS keluar dari tiga koridor ini,” tegas Jazuli, di Jogjakarta, Rabu (14/2).

Anggota Komisi I DPR ini mengatakan, Aleg PKS harus terus hadir di tengah-tengah rakyat untuk dapat memahami kebutuhan mereka. “Selami kesulitan dan penderitaan mereka, berempati dengan permasalahan mereka. Maka, Aleg PKS diharapkan akan Pro Rakyat,” pinta Jazuli.

Fraksi PKS seluruh Indonesia, katanya telah menghadirkan terobosan Hari Aspirasi Rakyat agar seluruh rakyat semakin mudah menemui dan menyampaikan aspirasinya kepada Aleg PKS.

“Di tengah ekonomi rakyat yang sulit, Fraksi PKS tegas berpihak pada rakyat dengan menolak dan mengkritisi kebijakan penaikan harga-harga kebutuhan pokok, tarif listrik, bahan bakar, dan lain-lain. Kita juga kritisi berbagai kebijakan impor seperti impor beras, garam, kedelai, dan lainnya yang jelas merugikan¬† petani,” ungkap Jazuli.

Tidak hanya besikap, Fraksi PKS DPR juga menginisiasi RUU prorakyat. Salah satunya, Fraksi PKS merupakan inisiator tunggal RUU Kewirausahaan yang diharapkan menjadi solusi pengentasan kemiskinan dan peningkatan ekonomi rakyat.

Pro keummatan, lanjut Jazuli, dilakukan dengan cara selalu dekat dan menjaga silaturahim dengan kyai, ulama, habaib, dan tokoh-tokoh agama agar setiap langkah dan kebijakan Fraksi PKS tidak menyimpang dari nilai-nilai agama dan aspirasi umat. Serta selalu terdepan dalam merespon isu-isu keummatan.

“Maka sikap Fraksi PKS tegas menolak perzinahan, perilaku LGBT, peradaran miras secara bebas, dan bahaya narkoba karena bukan saja bertentangan dengan nilai-nilai agama, akhlak, lebih dari itu merusak masa depan generasi bangsa,” tandas Jazuli.

Fraksi PKS, lanjutnya, juga selalu terdepan dalam memperjuangkan legislasi yang mengatur masalah umat dengan keberpihakan yang kuat pada kepentingan umat seperti UU pornografi, UU Perbankan Syariah, UU Zakat, UU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan UU Pengelolaan Dana Haji, termasuk RUU Pendidikan Pesantren, RUU KUHP, RUU Pelarangan Minuman Beralkohol. Di daerah Aleg-Aleg PKS DPRD juga aktif melahirkan perda-perda yang menumbuhkan semagat keberagamaan.

Fraksi PKS, ungkap Jazuli akan menjadi yang terdepan untuk mengcounter jika ada yang ingin menjadikan Indonesia atheis atau antiagama, bebas berbuat semuanya tanpa mengindahkan nilai dan etika, serta menjadikan Indonesia menjadi negara liberal bebas tanpa batas dan aturan. Makanya perilaku LGBT kita tolak, miras dan narkoba kita tolak, karena bukan karakter dan pasti bertentangan dengan identitas bangsa kita. (DED)

 

Share

Check Also

Oki Setiana Dewi Rintis Usaha Oleh-oleh Khas Bandung

thejak.co – Setelah membuka usaha toko kue, rupanya tak membuat Oki Setiana Dewi merasa puas,terbukti ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *