Jumat , 9 Februari 2018

Duh, Tersangka Kasus Video Porno Melahirkan di Lapas Sukamiskin!

Ilustrasi

thejak.co – Baru-baru ini netizen dihebohkan dengan berita seorang tersangka yang tertangkap dalam kasus video porno anak dan perempuan dewasa melahirkan di Lapas Wanita Sukamiskin, Bandung, Senin (5/2).

Tersangka, Susanti (34) ketika itu diciduk oleh Polda Jabar dalam kondisi hamil besar. Berita persalinan tersangka Susanti dibenarkan Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Pol Umar Surya Fana.

“Tersangka bernama Susanti (34) sudah melahirkan di Lapas Wanita Sukamiskin Bandung sekitar pukul 17.00, Senin (5/2),” ujar Kombes Pol Umar Surya Fana, Rabu (7/2).

Susanti terlibat dalam kasus itu karena membiarkan dan menyuruh anaknya yang berinisial Dn beradegan porno dengan perempuan dewasa bernama Apriliana alias Intan di sebuah hotel di Kota Bandung. Intan juga ditetapkan tersangka dalam kasus itu dan sedang hamil.

Menurut Umar, proses persalinan tersangka dibantu oleh Bidan Nur Hasmah, bidan yang bertugas di dalam Lapas Wanita Sukamiskin. “Persalinan dengan cara normal dan bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat 2 kg,” ujar Umar.

Hanya saja, saat bayi lahir sempat tidak menangis, kondisi badan bayi biru dan nafas cepat. Setelah itu, dua jam setelah lahir, bayi kemudian dibawa penyidik ke Rumah Sakit Polri Sartika Asih untuk dilakukan perawatan dan penanganan lebih lanjut. “Sampai saat ini bayi masih berada di RS Sartika Asih,” ujar Umar.

Sejumlah netizen mengaku prihatin dengan apa yang dialami Susanti, hingga melahirkan dalam rumah tahanan. “Kasihan, tapi gimana lagi, itu kan akibat perbuatannya sendiri,” kata @rostina.

“Kasihan dengan bayi tanpa dosa tersebut. Ia terpaksa lahir di dalam jeruji besi akibat perbuatan ibunya,” kata @salman. “Ya Allah, semoga si ibu diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menjalani hukuman di dalam penjara,” kata @vivi. SIR

Share

Check Also

Viral, WN Bulgaria Diculik dan Disekap 3 Hari di Bali!

thejak.co – Seorang pria warga Negara Bulgaria, George Jordanov, menjadi korban penculikan dan penganiayaan sejumlah ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *