Selasa , 19 Juni 2018

Atlet Banyak Dibajak, KONI DKI dan Cabor Kompak Rebut Juara Umum PON

M Taufik (kiri) dan Djamhuron P Wibowo.

TheJak – KONI DKI Jakarta dan para ketua cabang olahraga (cabor) sepakat untuk merebut juara umum PON 2020 yang akan digelar di Papua. Tekad itu digaungkan saat rapat koordinasi KONI DKI Jakarta dengan para cabor, Rabu (7/3/2018).

Di Lantai 3 Gedung DPRD DKI, rapat kali ini dipimpin oleh para pembina KONI DKI Jakarta. Pembina yang hadir yakni M Taufik (ketua), Sjahrial, Ashraf Ali, Ferrial Sofyan serta Alex Asmasubrata.

“Kita tetap konsen saja soal PON 2020 jangan mikirin Pergub. Karena Pergub produk menghayal jadi jangan lagi kita pikirin,” tegas M Taufik.

Wakil Ketua DPRD ini menilai menjadi juara umum PON adalah harga mati. “Kita harus mengukir prestasi untuk mengharumkan ibukota. Jadi juara umum itu harga mati tidak ada lagi tawar menawar,” ungkapnya.

Terkait Pergub kata Taufik dirinya dan para pembina akan bicara dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara langsung. “Nanti kita jelaskan ke guebrnur kalau Pergub yang dibikin Dispora ngaco dan menghayal,” beber Ketua Gerindra DKI Jakarta ini disambut tepuk tangan para ketua cabor.

Pekerjaan rumah (PR) KONI DKI Jakarta kata Taufik adalah menyusun program agar bisa menembus target juara umum PON 2020 di Papua. “Segera lakukan kalkulasi berapa kita akan dapat medali emas. Dan lakukan pembinaan yang matang,” ucap mantan Ketua KPUD DKI ini.

Sjahrial yang juga Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta menyatakan, target juara umum harus dibarengi dengan pembinaan yang rutin. “Kami akan bantu komunikasi ke gubernur. Jangan sampai target tinggi tapi tidak ada kesejahteraan buat atlit,” tukas politisi PDIP ini.

Ferrial Sofyan melanjutkan dalam UU olahraga sudah jelas kalau soal prestasi yang tanggung jawab adalah KONI dan bukan Dispora. “Jadi prestasi itu ya KONI bukan Dispora,” beber Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Demokrat yang juga Ketua Cabor Golf Jakarta ini.

Ketua Umum KONI DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo menyatakan, KONI sudah sepakat untuk terus bekerja demi mengharumkan nama ibukota. Bahkan, slogan KONI, ‘Ayo, Bung Rebut Kembali’ adalah upaya untuk merebut juara umum di Papua.

Atlet Jakarta Dibajak

Pengurus KONI DKI Jakarta di Gedung DPRD, Kebon Sirih.

Cabang olahraga (cabor) menjerit. Penyebabnya karena anggaran pembinaan, vitamin atlet hingga gaji pelatih belum juga cair.
Anggaran itu hingga kini masih ditahan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta.

Cabor Akuatik menyatakan, saat ini pihaknya sudah tertatih-tatih dalam membiayai atlet dan pelatih dalam melakukan latihan. Bahkan, banyak atletnya yang berprestasi dibajak oleh daerah lain. Aksi bajak biasanya dilakukan daerah lantaran menjelang PON.

Para atlet diimingi dana dan kesejahteraan. “Kalau anggaran pembinaan tidak cair jangan tuntut kami juara umum dong,” tukasnya.

Hal senada diucapkan Cabor Golf DKI Jakarta. “Pembinaan itu butuh dana. Kalau dana tidak diturunkan sama saja bohong,” teriak Ferrial Sofyan.

Sementara Sekretaris KONI DKI Jakarta Jamron menyatakan, hingga kini pengurus KONI terus berjuang untuk mensejahterakan para atlet. “Kita terus kerja dan berjuang. Tugas kami bukan hanya juara umum PON tapi menjadi bagian dalam ajang internasional,” ungkapnya.

Mantan Ketua KONI Jakarta Utara ini yakin jika seluruh cabor solid pastinya akan menjadi kekuatan dalam mengharumkan nama ibukota. “Ingat, tugas kita sangat berat. Semua pihak harus saling bahu-membahu,” tambah Jamron.(NS)

 

Share

Check Also

Untuk Pemimpin Baru 2019, APKLI Deklarasikan Poros Rakyat Kawula Alit

  Thejak.co -Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) mendeklarasikan poros Rakyat Kawula Alit indonesia Untuk ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *