Minggu , 22 Juli 2018

Media Asing Ramai-Ramai Beritakan Sampah di Laut Bali

Foto Rich Horner yang viral di media sosial dan menjadi
pusat pemberitaan media internasional.

thejak.co – Seorang penyelam asal Inggris, Rich Horner, baru-baru ini memposting video lautan di Nusa Penida, Bali yang penuh sampah di akun media sosialnya. Sontak, foto-foto Horner tersebut menjadi pemberitaan media-media internasional.

Dalam postingannya, Horner mengaku menyelami laut di Nusa Penida, Bali, belum lama ini. Ia pun begitu terkejut dengan sampah-sampah plastik yang memenuhi bawah laut Nusa Penida. Sampah-sampah plastiknya begitu banyak. Selama menyelam, di kanan dan kirinya semua sampah plastik!

Beberapa media internasional pun ramai-ramai memberitakan postingan Rich Horner. The Guardian misalnya, menulis dengan judul ‘Plastic, plastic, plastic’: British diver films sea of rubbish off Bali.

“Indonesia memproduksi sekitar 130.000 ton sampah plastik dan padat setiap hari, menurut Rivers, Oceans, Lakes and Ecology (ROLE) Foundation yang berbasis di Bali.

Dengan perencanaan pemerintah yang buruk dan tingkat kesadaran yang rendah tentang limbah dan daur ulang, Indonesia sekarang merupakan pencemar plastik terbesar kedua di dunia setelah China,” tulis The Guardian.

ABC News Australia pun menulis dengan judul Diver films wave of plastic pollution off Bali on scale ‘never seen before’. Dalam artikelnya disebut, Rich Horner yang sudah sering diving di Bali belum pernah melihat sampah-sampah plastik di laut dengan skala sebesar itu!

Bahkan, ABC News Australia menulis tentang pendapat ahli kelautan Elitza Germanov dari Murdoch University. Menurutnya, sampah-sampah plastik di laut mengandung bahan kimia beracun yang bisa mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan dan reproduksi satwa laut.

Media asal Inggris, Metro juga tak ketinggalan. Mereka menulis pengalaman Rich Horner, sekaligus mengkritik tentang kebersihan alam di Bali yang notabenya adalah destinasi wisata dunia.

“Bali adalah tujuan wisata yang populer, namun sedang berjuang mengatasi masalah sampah,” tulis Metro.

Sejumlah netizen mengaku miris dengan pencemaran laut di Bali. “Ya Allah, malu kita,” kata @widodo. “Ya ampun…mau ditarok di mana muka ini, malu kita warga Indonesia,” kata @safril. “Kesadaran orang Indonesia dalam menjaga kebersihan lingkungan memang sangat rendah…,” kata @sofwanidak. SIR

Share

Check Also

Dua Pelawak Indonesia Akhirnya Dibebaskan Pemerintah Hong Kong

thejak.co – Dua pelawak Indonesia, Yudo Prasetyo alias Cak Yudo dan Deni Afriandi alias Cak ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *