Minggu , 24 Juni 2018

CIKAMPEK MACET HOROR

Kemacetan yang terjadi di Tol Jakarta-Cikampek.

thejak.co – Sejak Rabu (7/3) malam hingga Kamis (8/3) pagi, Tol Cikampek, persisnya mulai memasuki Tol Bekasi Barat mengalami kemacetan parah. Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek masih terpantau macet pagi ini. Kemacetan terjadi hingga Cibitung.

“Saat ini Jakarta-Cikampek, dari Cikunir sampai dengan Bekasi Barat KM 16 padat. Selepas KM 16 arah Cibitung lancar. Selepas Cibitung, padat kembali dari KM 26 sampai KM 29,” ujar petugas call center Jasa Marga, Ifo, Kamis (8/3).

Ifo menjelaskan kemacetan itu akibat antrean kendaraan di Gerbang Tol Cikarang Utama. Pengerjaan proyek juga menambah macet. “Antrean Gerbang Tol Cikarang Utama dan dampak selesai pekerjaan jalan di KM 29. Selepas itu lancar kembali,” sebut Ifo.

Sebelumnya, seorang pengendara mobil bernama Valentinus (30) mengeluhkan kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek. Ia menghabiskan waktu 8 jam di Tol tersebut. Alhasil, banyak pengendara yang memutar balik akibat insiden tersebut.

Pengemudi roda empat banyak yang mematikan kendaraannya karena kemacetan total itu. “Saya hampir 8 jam di dalam Tol Jakarta-Cikampek. sampai stres. Awalnya mau ke Bandung dan akhirnya saya batalin karena macet parah,” kata pria muda itu, Kamis (8/3).

Dia mengatakan kemacetan sudah terjadi sejak di Tol Bekasi Barat. Sesampainya di Cikarang, dia tidak kuat dengan kemacetan parah itu. “Sudah akhirnya saya puter balik saja,” singkat dia.

Valen, panggilan akrabnya, meminta pengelola tol lebih peka dengan kemacetan. Apalagi sedang ada pembangunan yang membuat macet bertambah parah. “Kalau bisa lebih diperbaiki oleh pengelola tol. Kita udah bayar tol bukan bayar parkir,” ketus dia.

Kemacetan ini diakibatkan truk yang membawa pipa dengan beban 80 ton berdiameter 34 inci itu bergeser dari dudukan truk Multi Axle berplat nomor L-9752-UX sejak pagi. Truk dan pipa tersebut masih dalam proses evakuasi oleh Jasa Marga dengan menerjunkan tiga unit crane.

AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru, menjelaskan truk milik perusahaan ekspedisi PT Surabaya Express itu dikendarai oleh Riyanto (44.

“Truk ini dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Karawang, muatan bagian depannya bergeser dari dudukan dan miring ke arah kanan, sehingga kendaraan harus berhenti di lajur 1,” kata Dwimawan, Rabu (7/3).

Akibat kejadian tersebut, kepadatan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek atau Bandung mengalami kepadatan. Meski begitu, lajur 2 dan lajur 3 masih bisa dilalui oleh kendaraan.

“Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang diakibatkan oleh kejadian tersebut. Jasa Marga tengah berupaya untuk mengevakuasi truk tersebut agar arus lalu lintas kembali normal,” tandasnya.

Jika saat ini kemacetan masih terjadi, lanjutnya, maka itu merupakan imbas dari kepadatan sebelumnya. “Kepadatan yang terjadi saat ini akibat volume lalu lintas yang masih tinggi sebagai dampak kepadatan sebelumnya,” tuturnya.

Saat ini truk pengangkut pipa telah diamankan di Parking Bay Jalan Tol Jakarta Cikampek Km 41 arah Cikampek.

“Sebagai tindak lanjut, baik perusahaan ekspedisi PT Surabaya Express maupun perusahaan pemilik pipa PT Platinum Internasional juga akan ditindak oleh pihak Kepolisian karena tidak memiliki izin melintas di Jalan Tol Jasa Marga,” tegasnya.

Senada dengan Jasa Marga, Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Kompol Deni Setiawan mengatakan kemacetan di Tol Cikampek yang masih ramai di media sosial merupakan imbas dari kepadatan sebelumnya. “Sudah terurai sejak malam. Yang ramai di medsos, itu imbas dari macet semalam,” ujarnya. ASP

Share

Check Also

Pilgub Kalbar, Survei LSI Sebut Milton-Boyman di Atas Angin

thejak.co – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Milton Crosby-Boyman Harun digadang-gadang akan berada ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *