Senin , 24 September 2018

Syafrudin Dominasi Diskusi Lingkungan di Pilkada Serang

 

Thejak, Syafrudin -Diskusi yang digelar oleh Universitas Banten Jaya (Unbaja) bersama paslon Walikota dan Wakil Walikota Serang, Sabtu (10/3/2018), di aula kampus Unbaja, membahas pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan di Kota Serang.

Dari seluruh paslon yang diundang, hanya paslon nomor urut 2 dan 3 yang hadir. Itu pun paslon nomor 2 hanya dihadiri oleh calon Wakil Walikota, Rohman, sedangkan paslon nomor urut 3 dihadiri oleh calon Walikota dan Wakil Walikota, Syafruddin dan Subadri.

Isu yang dibahas di acara diskusi tersebut terkait persoalan tata ruang kota dan lebih kepada permasalahan sampah yang menumpuk dan banjir yang kerap terjadi di Kota Serang.

Pada diskusi tersebut, calon Wakil Walikota nomor urut 2, Rohman menganggap permasalahan lingkungan merupakan masalah serius di Kota Serang, seperti penumpukan sampah yang tidak terkendali.

“Di TPA Cilowong harus ada metode yang dirubah. Harus ada pemilahan sampah baik organik dan anorganik,” ucap Rohman

“Karena di Cilowong, sampah yang dikumpulkan itu dipadatkan dan seolah tanah yang bekerja, dan itu tidak efektif,” imbuhnya.

Rohman menilai, sosialisasi kepada masyarakat terkait hal itu masih dirasa minim. Dan biaya yang tinggi terkait permasalahan sampah tidak berimbang dengan APBD Kota Serang yang terbatas dianggap menjadi kendali mengatasi persoalan tersebut.

Dan disinggung terkait tata ruang kota, Rohman menilai harus ada pemerataan infrastruktur di seluruh Kota Serang, “Mall-mall seperti MOS kan itu cuma ada di Kecamatan Serang saja, harusnya hal tersebut tidak boleh terjadi,” tandasnya.

Berbeda dengan Rohman, calon Walikota dengan nomor urut 3, Syafruddin lebih mengutarakan visi misinya menjadikan Kota Serang sebagai kota peradaban yang berbudaya. Dan menilai bahwa tata ruang Kota Serang kedepan harus bisa dibenahi.

“Sawah Luhur, ditetapkan sebagai daerah industri, hal itu bisa mengundang para investor, syaratnya harus ditunjang dengan infrastruktur yang baik,” ungkapnya

“Seharusnya daerah yang dijadikan daerah industri harus memiliki kondisi jalan yang baik,” tambahnya.

Syafruddin pun mengangkat isu tingginya angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Serang. Hal itu dikarenakan tidak mampunya Pemkot menciptakan lapangan pekerjaan yang memadai, “kalau tidak diatasi, besar kemungkinan angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Serang bisa meningkat,” paparnya.

Syafruddin, yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang, terlihat lebih menguasai terkait isu yang dilemparkan pihak penyelenggara diskusi tersebut.

Hal itu dibuktikan dengan pernyataannya yang menjadikan banjir sebagai penyebab Kota Serang terlihat kumuh.

“Masalah banjir, akan mengakibatkan kekumuhan di Kota Serang. Hujan dikit aja, banjir,” tuturnya.

Ia pun menilai aspek lingkungan seperti sanitasi yang kurang baik jadi penyebab sering terjadinya banjir di beberapa daerah di Kota Serang.

“Contoh, ada saluran air di daerah Cipare sampai Cijawa, itu seumur-umur belum ada normalisasi, sehingga volume sampah meningkat dan terjadinya pedangkalan,” katanya.

Bahkan ketika disinggung terkait persoalan sampah di Kota Serang, ia menilai hal itu dikarenakan masih minimnya petugas kebersihan di Kota Serang.

“Karena di Kota Serang kekurangan petugas, jadi sampah yang menunggu petugas, itu pemicu menumpuknya sampah,” ungkapnya.

“SDM yang dimiliki hanya 400 orang, idealnya 2000 orang. Bahkan Armada pengangkut sampah Kita hanya miliki 7 unit dan 1 unit jenis losbak, itu semenjak Kota Serang berdiri,, jauh dari Tangsel yang memiliki sekitar 96 unit” pungkasnya.

Diakhir, Syafruddin – Subadri siap keluarkan peraturan daerah (perda) terkait lingkungan hidup, dan mengadakan kurikulum muatan lokal tentang Adiwiyata di tingkat sekolah.

Share

Check Also

Geruduk MK, Mahasiswa Tuntut Presidential Threshold Dibatalkan

  THEJAK – Mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Lintas Kampus melakukan unjuk rasa ke Gedung Mahkamah Konstitusi ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *