Jumat , 20 Juli 2018

Draf Pergub Olahraga Melanggar UU, Dispora Mau Ambil Alih Dana Rp 150 M?

 

Komisi E DPRD DKI, Dispora dan KONI saat rapat di Kebon Sirih.

TheJak – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta tetap ngotot mendorong draf pembinaan olahraga menjadi peraturan gubernur (Pergub).

Aksi Dispora itu diduga untuk menjebak Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Selasa, 20 Maret 2018, lewat Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Pemprov DKI Jakarta, Dispora kembali menggeber Pergub Peningkatan Prestasi Olahraga Daerah.

“Draf Pergub itukan melanggar undang-undang (UU) tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional. Dalam UU jelas kalau pembinaan olahraga dilakukan KONI,” ungkap Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Syahrial kepada wartawan.

Diketahui, saat rapat konsolidasi KONI DKI Jakarta di Gedung DPRD pada Rabu (7/3/2018), seluruh cabang olahraga (cabor) dan para pembina sudah sepakat tidak ada lagi pembahasan draf Pergub. Dan, KONI berkomitmen dengan merebut juara umum di PON Papua tahun 2020 seperti pesan Gubernur Anies Baswedan.

Syahrial mengaku aneh kalau draf Pergub masih saja dibahas. Dia menduga adanya oknum yang bermain dan ingin menghancurkan pembinaan atlet ibukota yang saat ini dipegang oleh KONI. Apalagi, KONI DKI Jakarta punya tugas berat yakni membawa ibukota jadi juara umum.

Draf Pergub itu kata Syahrial bisa merusak sistem pembinaan olahraga secara nasional. “Yang rusak bukan hanya Jakarta, tapi secara nasional. Inikan bom waktu dan daerah akan mengikuti dengan melanggar UU,” ungkapnya.

Politisi PDI Perjuangan ini melanjutkan, dia menduga kalau Pergub itu adalah jebakan batman buat Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. “Kalau lolos bisa digugat dan pastinya berdampak pada gubernur dan wagub,” tukasnya.

Syahrial mendesak agar Ratiyono menghentikan manuvernya dengan membuat draf Pergub.

“Lah sudah ada KONI kenapa harus repot-repot Dispora bikin draf Pergub. Kalau bukan untuk bikin kacau apa namanya?. Saat ini tugas KONI itu berat yakni membawa Jakarta menjadi juara umum PON di Papua tahun 2020 jadi janganlah diganggu-ganggu,” terangnya dengan nada heran.

Sumber di DPRD meneybutkan, kalau aksi ngotot Dispora membuat Pergub diduga ingin mengambil alih dana pembinaan atlet ibukota Rp 150 miliar. Diketahui, kalau dana tersebut adalah dana untuk membina atlet yang saat ini dilakukan KONI DKI Jakarta untuk memenuhi target PON 2020 di Papua.

Selain itu, ada juga oknum yang mengklaim sebagai penggiat olahraga yang mengaku dekat dengan kalangan pejabat. Oknum inilah yang diduga ingin mengkebiri KONI DKI Jakarta dengan membuat Satgas lewat Pergub.(NS)

Share

Check Also

Jika Tolak Berkas Caleg, KPUD DKI Disuruh Belajar UU

  TheJak – KPUD DKI Jakarta diminta mengakomodir caleg yang mendaftar. Sebab, semua warga negara ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *