Senin , 28 Mei 2018

Bank BRI Colong Duit Nasabah Lagi

 

 

Seorang nasabah yang duit di rekening BRI-nya lenyap misterius.

thejak.co –  Nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Jakarta  mulai panik dan resah, gara-gara kejadian di Kediri,  Jawa Timur. Pasalnya, uang nasabah ditabungan BRI lenyap secara misterius.

Kejadian tersebut menimpa 30 nasabah BRI Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Nasabah BRI mengaku kecewa lantaran uang di dalam ATM mereka tiba-tiba hilang.

Peristiwa yang terjadi nasabah BRI Kediri ini terdengar ke Jakarta. Para nasabah BRI pun mulai cemas takut uang tabungannya hilang.

“Saya sudah dengar kejadian yang di Kediri, apalagi yang punya uang di rekening BRI. Saya jadi takut uang saya hilang,” ujar Iyan, salah satu nasabah Bank BRI, Senin (12/3).

Berdasarkan pantauan  dari 30-an nasabah BRI yang melapor, mereka kehilangan uang dalam jumlah yang bervariasi, yaitu antara Rp 1-4 juta. Hal ini baru diketahui nasabah ketika mereka mendapat laporan notifikasi berupa pesan singkat di telepon genggam yang mengatakan adanya transaksi pengambilan uang sebesar Rp 1-4 juta.

Iriani (30), salah seorang nasabah yang melaporkan kejadian ini ke kantor BRI Ngadiluwih mengaku, ada SMS melalui handphone-nya yang menyatakan bahwa telah terjadi transaksi sebesar Rp 4 juta melalui rekening tabungannya.

“Saya mendapatkan SMS dari BRI. Isinya melakukan transaksi sebanyak tiga kali. Dengan jumlah Rp 4 juta. Padahal saya tidak melakukan transaksi apapun,” jelasnya.

Senada dengan Riani, Suhadi (45) nasabah asal Ngadiluwih juga mengalami hal yang sama. Ia mengaku mendapat laporan melalui SMS jika telah melakukan transaksi sebesar Rp 3 juta, padahal ia tidak melakukan transaksi pengambilan uang.

“Saya juga merasa tidak ambil uang, kok ada laporan uang saya 3 juta diambil,” ucap Suhadi.

Mendapat laporan ini, Kapolsek Ngadiluwih, AKP Shokib Dimyati bersama jajarannya langsung mendatangi kantor BRI Ngadiluwih dan melakukan penyelidikan. Kedatangan anggota kepolisian juga untuk menenangkan nasabah yang merasa resah dan mulai khawatir dengan hilangnya uang mereka.

“Saya sudah sejak pagi ada di sini. Kami masih sebatas menyelidiki dan mengamankan lokasi karena banyak masyarakat yang resah dengan kabar hilangnya uang mereka,” ujar Shokib.

Perwakilan BRI Cabang Kediri angkat bicara terkait kabar raibnya uang nasabah. Pihak bank menjamin akan mengganti uang yang hilang, namun sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang telah ditetapkan BRI.

Asisten Manajer Operasional BRI Kediri, Sumarsono menjelaskan, permasalahan itu merupakan kesalahan sistem ATM.

“Jadi untuk nasabah yang mengalami kejadian seperti itu saya tekankan tidak perlu panik. Jika ada sesuatu yang tidak cocok saat transaksi maka segera melapor ke perbankan dan nanti agar dibuatkan surat trouble tiket atau Complain Handle Sistem (CHS). Sebab ini sistem, dan dengan surat laporan itu nanti akan diteruskan dan kita kirim ke kantor pusat,” ujar Sumarsono, Senin (12/3).

Lebih lanjut, Sumarsono menambahkan, selama ini pihak bank tidak bisa mengambil langkah cepat karena untuk memproses masalah ini harus melampirkan bukti dari nasabah.

“Segala buktinya kan ada di nasabah, seperti buku nasabah dan bukti transfer atau yang lainnya yang tahu nasabah. Sementara untuk masalah seperti ini sesuai ketentuan OJK maksimal proses penyelesaiannya selama 20 hari dan di BRI batasnya wajib hanya 14 hari,” imbuh Sumarsono.

Menyikapi hal itu, pria yang belakangan ini banyak menerima pengaduan masalah ATM mengaku, untuk meminimalisir terjadinya masalah tersebut nasabah harus sering mengganti nomor PIN pada ATM miliknya.

“Penggantian PIN salah satunya untuk mengantisipasi adanya pembajakan. Sebab banyak nasabah yang mengalami masalah itu setiap kali kita tanya jawabannya selalu belum pernah mengganti nomor PIN, bahkan PIN-nya juga selalu nomor tanggal lahir. Ini yang harus mulai dirubah,” tandasnya.

BRI Kediri juga telah mengembalikan uang milik sejumlah nasabah yang hilang dan telah melapor ke CHS, secara bertahap.

“Dari hari Jumat kemarin bahkan ada nasabah yang kehilangan hampir Rp 100 juta. Dan alhamdullilah sudah kita kembalikan. Jadi selama memang itu bukan faktor kejahatan akan kita ganti secara bertahap,” tegasnya. NH

Share

Check Also

Penyanyi Innes Baladiva Bocorkan Manfaat dari Hipnotis

Belum lama ini adegan hipnotis kerap meramaikan layar kaca televisi Indonesia. Berbagai respon pun muncul ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *