Sabtu , 21 April 2018

Oknum Pimpinan DPRD Ganjal Program Unggulan Anies-Sandi

Direktur Eksekutrif KP3I, Tom Pasaribu

 

Thejak.co-Meskipun pemilihan gubernur (pilgub) DKI 2017 telah usai begitu lama, namun masih ada saja oknum pimpinan DPRD yang belum move on sampai saat ini. Manuver yang dilakukan yakni dengan cara menghadang kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih.

Direktur eksekutif  komite pemantau dan pemberdayaan parlemen Indonesia (KP3I) Tom Pasaribu mengungkapkan penyerapan anggaran yang telah disepakati dengan Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno agar berjalan lancar dan sesuai target, mulai diacak-acak pimpinan DPRD melalui pejabat-pejabat di Inspektorat, BPPJ dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

“Tujuannya agar progam unggulan Anies-Sandi terganjal, namun disisi lain sebenarnya mereka mencoba memaksakan kehendak untuk memenangkan jagoannya yang diduga memiliki dokumen yang dipalsukan. Seharusnya siapapun yang menjadi pemenang ataupun yang layak dimenangkan sesuai aturan dan peraturan lelang harus diumumkan jangan ditunda atau dibatalkan,”ujarnya saat berbincang dengan wartawan, Jumat (23/1).

Tom yang juga presidium relawan Anies-Sandi saat pilgub lalu melihat hal ini sudah terbiasa dilakukan para pejabat atas tekanan dari oknum Pimpinan DPRD.

“Kebiasaan ini harus dihilangkan, sudah tidak jaman lagi. Untuk itu saya berharap Anies-Sandi harus tegas dan berani untuk menjalankan program penyerapan anggaran di Pemprov DKI Jakarta yang selama ini sudah sangat terpuruk dari daerah-daerah lain,” bebernya.

Tom menegaskan bila ada oknum pimpinan dewan yang bermain serahkan ke komisi pemberantasan korupsi (KPK) agar turun dan menyelidiki pejabat dan oknum Pimpinan Dewan yang bermain.

“Secara moral juga partai jangan memberikan kesempatan kepada orang-orang yang sangat tamak seperti ini untuk menjadi caleg ditahun 2019 mendatang,” tegasnya.

DRI

 

Share

Check Also

“Boy Sadikin Calon Presiden Alternatif di Pilpres 2019”

  Thejak.co–Pilpres 2019 sudah didepan mata. Namun sampai saat ini baru beberapa partai yang sudah ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *