Selasa , 17 Juli 2018

Generasi Mecin Kerjai Ibu ibu Pakai Pocong

 

Prank pocong yang heboh di medsos.

 thejak.co – Di media sosial dihebohkan dengan sebuah video remaja zaman now disebut sebagai generasi mecin yang melakukan aksi prank atau mengerjai seorang ibu-ibu dengan menggunakan pocong-pocongan.

Video ini viral dan banyak dibagikan di Instagram. Di salah satu akun Instagram, video itu bahkan sudah ditonton lebih dari 290 ribu kali. Sedangkan di YouTube sudah ditonton lebih dari 550 ribu kali.

Video prank ini dilakukan oleh YouTuber pemilik akun Erlanggs atau Erlangga Alfreda Davian. Dia mengunggah video tersebut pada malam Jumat lalu, tepatnya 5 April.

Dalam potongan video itu, tampak sekumpulan remaja menjahili warga. Salah seorang remaja terlihat didandani menyerupai pocong. Dia kemudian berdiri di sudut sebuah gang, sedangkan rekan-rekannya yang lain sembunyi di sudut lain sambil merekam.

Belum diketahui lokasi pengambilan video ini. Namun ada yang menyebut lokasinya di sebuah gang yang dekat dengan area pemakaman. Namun ada yang menyebut lokasinya di wilayah Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Dalam percobaan pertama, mereka gagal karena lokasinya dianggap tidak sesuai. Mereka lalu berpindah ke lokasi lain. Di sini Erlangga juga berperan menjadi pocong, bergantian dengan rekannya.

Di lokasi baru, sebuah gang sepi yang disebut dekat dengan kuburan, Erlangga dan rekan-rekannya berhasil membuat kaget pengendara motor. Ada juga tiga remaja putri yang lari ketakutan. Seorang ibu-ibu berdaster juga berlari ketakutan saat melihat pocong tersebut, tapi tidak lama kemudian dia kembali dan marah-marah.

Dalam video, seorang ibu terlihat sangat terkejut ketika melihat pocong tersebut. Dia berteriak lalu lari sejadi-jadinya.

Melihat ibu tersebut jadi korban, para remaja ini terdengar tertawa-tawa kegirangan. Mereka senang karena prank pocong itu berhasil membuat si ibu ketakutan. “Berhasil satu,” terdengar suara salah seorang di antara pelaku. Mereka masih terdengar tertawa-tawa sampai kemudian si ibu yang dikerjai datang kembali dan marah.

Eh liatin aja ya, ntar gue lapor RT lho!” ujar ibu berdaster ini marah-marah dengan bahasa Indonesia beraksen Jakarta.

“Nggak, Bu. Ini lagi nge-prank-nge-prank,” ujar salah satu pelaku.

“Tapi jangan begitu dong, kalau orang kaget jantungan gimana? Kamu sudah lapor RT?” cecar si ibu.

Beberapa pelaku menyatakan ketua RT kebetulan lewat di lokasi sebelumnya dan mereka sudah memberi tahu. “Ya tapi lihat-lihat dulu dong ada yang takut apa nggak. Kalau orang jantungan mati lu gimana?” kata ibu itu.

Para remaja ini pun kemudian tidak beradu argumen lagi. Seorang di antara mereka mengomandoi rekan-rekannya untuk bubar. Terdengar juga suara meminta maaf kepada ibu tersebut.

Banyak netizen yang mengomentari posting-an ini. Tidak sedikit yang menyayangkan, bahkan mengecam, ulah para remaja ini yang dinilai bisa membahayakan nyawa orang lain. Namun ada pula yang menganggapprank semacam ini sudah biasa dilakukan di luar negeri.

“Bercanda nggak tahu adab. Kalau ibu itu jantungan, nggak terselamatkan nyawanya, baru kalian nangis-nangis. Saya sakit hati lihat video ini. Kalau itu ibu kalian bagaimana?” ujar salah satu netizen memprotes.

Dalam video itu, Erlangga mengaku sudah meminta maaf kepada ibu tersebut dan izin ke RT untuk melakukan prank pocong. Dia juga mengaku sudah meminta izin kepada para korban prank untuk meng-upload video tersebut. “Kita sorry banget buat ibu-ibunya,” ujar Erlangga.

Di awal video, Erlangga membuat keterangan bahwa mereka sudah minta izin kepada orang yang terkena prank untuk di-upload videonya. Menurutnya, semua sudah memberi izin. Dia menyebut tidak ada pihak yang dirugikan dalam video tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pihaknya akan menelusuri hal ini. Akan diselidiki di mana lokasi video itu dibuat.

“Ya kita selidiki dulu, cek dulu videonya di mana,” kata Argo, Kamis (12/4).

Argo mengatakan tim Cyber Crime Polda Metro Jaya-lah yang akan menelusuri video tersebut. Dia sendiri menyesalkan aksi itu karena akibatnya bisa membahayakan orang lain. ADT

Share

Check Also

Harga Cabai Rp 70 Ribu/Kilo

  thejak.co – Harga cabai rawit merah naik menjadi Rp 70 ribu per kilogram di ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *