Selasa , 17 Juli 2018

JELANG PILEG, DPR MINTA DUIT RP 7,7 TRILIUN

 

Gedung MPR/DPR.

thejak.co – DPR RI telah menetapkan rencana kerja anggaran (RKA) untuk Tahun 2019. Salah satunya mengusulkan Rp 7,7 triliun kepada pemerintah Jokowi-JK untuk membangun gedung pada 2019 mendatang. Laporan RKA itu disampaikan Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing.

Anton menyatakan, DPR punya kemandirian untuk menyusun anggaran sebelum dibahas bersama pemerintah. Itu sesuai dengan UU MD3. “Seiring dimulainya penyusunan RAPBN 2019, maka BURT telah menerima usulan anggaran dari AKD dan Setjen DPR serta BKD. Usulan RKA tersebut telah dikompilasi menjadi rancangan kebutuhan anggota DPR tahun 2019,” ujar Anton.

DPR RI punya dua mata anggaran, satu untuk satuan kerja (satker) dewan dan satunya lagi untuk satuan kerja setjen. Jika ditotal, dana yang diajukan DPR mencapai Rp 7,7 triliun. “Kebutuhan anggaran DPR RI 2019 sesuai usulan dari seluruh AKD DPR dan Setjen serta BKD adalah sebesar Rp 7.721.175.861.000. Di dalamnya terkandung sejumlah uang untuk pembangunan tahap II gedung DPR,” ucap Anton.

Anton pun mempersilakan semua pihak untuk mengawasi. “Bila perlu saya (mintakan) supervisi ke penegak hukum,” kata Anton di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/4).

Anton menyatakan duit itu bakal digunakan tanpa penyimpangan. Dia mempersilakan lembaga penegak hukum dan lembaga antikorupsi ikut mengawasi.

“Kejaksaan atau siapa (penegak hukum ikut mengawasi). Saya bilang kalau ICW mau ikut mensupervisi (silakan). Karena nggak zamannya lagi membelok-belokkan uang negara,” kata Anton.

Dia ingin uang negara tidak dikorupsi. Pihak sekretariat jenderal sebagai pemegang satuan kerja yang akan mendapat anggaran bakal diawasi dengan sikap tegas.

“Nggak ada lagi istilah ‘mencuri uang negara’. Dan saya akan keras dan jelas serta tegas di Kesekjenan. Tidak ada akal-akalan bikin proyek atau tender. Tidak boleh ada,” kata Anton, yang juga politisi Partai Golkar.

Rp 7,7 triliun adalah nominal yang diajukan kepada pemerintah lewat Rancangan Kerja Anggaran (RKA) untuk APBD 2019. Di dalamnya terkandung sejumlah uang untuk pembangunan tahap II gedung DPR. Meski jumlah rinci duit pembangunan tahap II belum diketahui, yang jelas ada kenaikan Rp 2 triliun ketimbang pembangunan tahap I 2018 yang sebesar Rp 601 miliar dari total Rp 5,7 anggaran yang didapat DPR pada 2018.

Pembangunan gedung DPR itu meliputi gedung, alun-alun demokrasi, pembangunan gedung untuk tambahan anggota Dewan berjumlah 15 orang (karena ada kenaikan daerah pemilihan dari 77 dapil menjadi 80 dapil), hingga pembelian tanah di Bogor, Jawa Barat. DED

Share

Check Also

Harga Cabai Rp 70 Ribu/Kilo

  thejak.co – Harga cabai rawit merah naik menjadi Rp 70 ribu per kilogram di ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *