Kamis , 21 Juni 2018

Ikuti Keputusan Hukum yang Ada

thejak.co – Direktur Utama PT Nindya Karya, Indrajaja Manopol mengaku mengikuti keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menetapkan perusahaan yang dipimpinnya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan dermaga bongkar muat Sabang, Aceh.

KPK menilai Nindya Karya dan PT Tuah Sejati diduga ikut berperan merugikan negara hingga Rp 313 miliar dalam pelaksanaan proyek pembangunan Dermaga Sabang senilai Rp 793 miliar. Nindya Karya mendapat keuntungan sebesar Rp 44,68 miliar, sementara PT Tuah Sejati sebesar Rp 49,9 miliar.

Indrajaja Manopol mengatakan, kasus tersebut terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai orang nomor satu di BUMN jasa konstruksi tersebut. Namun sebagai bentuk tanggung jawab korporasi, pihaknya akan menaati segala keputusan yang ada.

“Begini, kan ini kejadian dari 2006 sampai 2011. Kemudian saya masuk ke Nindya Karya pada Agustus 2014. Tentunya kami mengikuti aturan-aturan hukum itu, sepanjang itu semua untuk memperbaiki agar korporasi ini lebih bagus ke depan,” ujar Indrajaja di Taman Budaya Sentul, Sabtu (14/4).

Dia melanjutkan, saat ini pihaknya berharap korporasi bisa terus menunjukkan kinerja yang baik.

” Setelah itu sudah ada perbaikan menyeluruh, mulai dari tanggung jawab, pengawasan, pengalihan kuasa, pelatihan-pelatihan, dan perbaikan agar mereka semua taat hukum,” jelasnya

Dia sempat mempertanyakan pembekuan rekening perusahaan dengan dana sebesar Rp 44,68 miliar oleh KPK. Sebab menurutnya dana itu bisa digunakan untuk keperluan perusahaan saat ini.

” Nah waktu sudah dibuktikan sejak 2012 dananya Nindya kurang lebih Rp 44 miliar merupakan hasil dari manfaat atas proyek Dermaga Sabang. Nah itu sudah di-squezze (dibekukan) sama KPK tahun 2012 sampai kemarin 2017.

Nah berhubung kami tidak jelas, kami mempertanyakan tentang dana yang di-squeeze, bisa enggak digunakan dan sekarang itu tetap di-squeeze,” ujar Indrajaja. RBN

Share

Check Also

Milton – Boyman Terus Diminati Warga Kalimantan Barat

thejak.co – Hasil temuan ‘Survei Jajak Pendapat Masyarakat Kalimantan Barat Jelang Pilgub Kalimantan Barat 2018’ ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *