Selasa , 17 April 2018

BUSYET… KARYAWAN MEIKARTA BELUM JUGA GAJIAN

 

Pembangunan proyek kota baru Meikarta.

thejak.co – Sebanyak 400 karyawan PT Meikarta menggelar unjuk rasa menuntut gaji yang belum dibayarkan selama hampir tiga bulan lamanya. Demonstrasi karyawan ini akan dilakukan di dua lokasi berbeda.

Lokasi pertama di depan Galery Meikarta, Jalan OC Boulevard Utara, Lippo Cikarang, Bekasi. Lokasi kedua di PT Baladhika Karya Raharja, Jalan Sahid Raya Cikarang, Bekasi.

“Kami menuntut hak kami yang hampir tiga bulan belum dibayarkan dan janji komisi yang tak pula diberikan,” ujar koordinator unjuk rasa yang juga karyawan Meikarta, Yunita Puspita, kemarin.

Para pengunjuk rasa juga akan melakukan long march menuju lokasi permintaan hak mereka. Yunita mengatakan, para karyawan juga menuntut agar Presiden of Sales Meikarta Fery Tahir segera diturunkan.

PT Meikarta dan PT Baladhika Karya Raharja selaku perusahaan pembangunan megaproyek Meikarta, lanjut Yunita, belum melakukan pelunasan pembayaran gaji sebanyak satu bulan setengah, dari setengah gaji bulan Februari 2018 dan gaji bulan Maret 2018. Selain itu, pembayaran komisi tahun 2017 dan tahun 2018 juga belum dibayarkan.

“Ini sangat merugikan kami selaku karyawan active dan in active, berhubung dengan berlangsungnya kebutuhan hidup yang selama satu setengah bulan tidak kami nafkahi dikarenakan hak kami yang belum dibayarkan. Bahkan, ada yang hampir tiga bulan,” kata dia.

Aksi ini rencananya akan kembali dilakukan pada Selasa (17/4) hari ini, apabila tuntutan belum disetujui pihak manajemen Meikarta.

Besaran gaji karyawan Meikarta yakni Rp5 juta untuk marketing, Rp13 juta untuk supervisor dan Rp65 juta untuk manajer, itu belum termasuk komisi. Al Kusnanto menyebut ada sekira 1.900 karyawan Meikarta yang gajinya belum dibayar. Namun ia tak dapat menjabarkan angka pasti keseluruhan.

“Kita tadi mediasi, kita tunggu sampai jam 5, kita harus digaji. Kalau tidak, kita akan gelar aksi yang lebih besar lagi besok bersama LSM juga,” jelasnya.

“Baru kali ini gaji belum dibayar. Kita mau minta sampai jam 5 sore,” sambungnya usai melaksanakan mediasi dengan manajemen Meikarta.

Direktur Komunikasi Publik Lippo Group Danang K Jati mengatakan, pembangunan Kota Baru Meikarta yang dilakukan Lippo Group sejak beberapa waktu yang lalu, telah memberikan angin segar di dunia marketing properti. Oleh karenanya, pihak Meikarta mengapresiasi para karyawannya.

Dengan rencana pengembangan kawasan yang berisi ribuan unit apartemen, kata dia, merupakan tantangan dan peluang bagi para profesional di bidang marketing. “Apa yang dilakukan Lippo Group, adalah upaya konkrit dalam menciptakan lapangan kerja di Indonesia, khususnya di bidang marketing,” ujar Danang, Senin (16/4). ASP

 

Share

Check Also

Perjuangkan Nasib Pengungsi, PKS: Hentikan Perang, Tidak Ada Positifnya!

thejak.co – Fraksi PKS DPR RI kembali melaksanakan acara “Ambassador Talks” ke-2, kali ini dengan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *