Sabtu , 21 April 2018

Capres Absen Ketika Debat Bakal Disanksi

Ilustrasi sosok capres-cawapres

thejak.co – Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, mengungkapkan, penyelenggara pemilu bakal menyusun aturan yang tegas terkait pelaksanaan kampanye pasangan calon presiden di Pilpres 2019 mendatang.

Antara lain, kata dia, memberi sanksi tegas terhadap pasangan calon presiden yang tidak menghadiri debat terbuka, yang dilaksanakan oleh KPU nantinya.

“Sanksinya, akan diumumkan kepada publik bahwa yang bersangkutan tidak hadir dalam debat. Kemudian sisa iklan kampanye yang difasilitasi oleh KPU akan dihentikan,” ujar Wahyu di Jakarta.

Menurut Wahyu, pemberian sanksi diatur karena penyelenggara tidak hanya melayani kandidat pasangan calon presiden, tapi juga melayani pemilih.

“Kalau kandidat tidak datang debat maka pemilih rugi. Pemilih kan berhak mendapatkan informasi, minimal rekam jejak, apa yang akan dilakukan oleh kandidat. Kalau kandidat tidak memberikan informasi, kan pemilih rugi. KPU kan juga melayani pemilih, tidak hanya peserta,” jelas dia.

Namun demikian, Wahyu menegaskan tidak semua ketidakhadiran bakal disanksi. Penyelenggara akan menyusun sejumlah kriteria pengecualian.

“Misalnya, tidak bisa hadir karena beribadah atau sakit. Kemungkinan kami juga akan mempertimbangkan alasan karena menjalankan tugas negara yang tidak dapat ditinggalkan. Jadi ini merupakan masukan yang konstruktif,” tutur Wahyu. DED

Share

Check Also

Tuntaskan Setuntas-tuntasnya Century KPK Jangan Suguhkan OTT Kelas Teri!

thejak.co – KPK harus menuntaskan kasus megakorupsi Bank Century Rp 6,7 triliun dengan setuntas-tuntasnya. Dan, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *