Sabtu , 21 April 2018

Pembangunan Underpass Matraman Dinilai Rugikan Pengusaha

Ketika pembangunan Underpass Matraman baru dimulai.

thejak.co – Pembangunan underpass Matraman telah rampung dan kemarin telah dibuka. Namun, sejumlah pelaku usaha mengaku merasa dirugikan atas pembangunan tersebut. Dan, mereka menuntup Pemprov DKI mengganti kerugian senilai Rp 8 miliar.

Saat ini, persoalan tersebut masih bergulir di pengadilan dengan tuntutan sebesar Rp 8 miliar.

Kepala Bidang Simpang dan Jalan Tak Sebidang Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo mengungkapkan, tuntutan datang dari kelangan pengusaha di sekitar daerah pembangunan underpass.

“Ada klaim dari pengusaha, ada yang merasa usahanya rugi, klaim dibangunnya underpass omzetnya menurun, seperti dari POM bensin Pramuka,” ucap Heru.

Dalam kasus ini, terdapat 3 pihak yang dituntut. Bukan hanya kepada Pemda DKI khususnya Bina Marga, namun juga terhadap Dinas Perhubungan dan Jaya Konstruksi.

Meskipun begitu menurut Heru, pihaknya tidak khawatir akan terjadinya kegaduhan, sebab, Tim Pengawalan dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Pusat (TP4P) pun terus ikut mengawal prosesnya.

“Ada 3 yang dituntut, Pemda Dinas Bina Marga, Dishub, dan Jaya konstruksi, tapi kita dikawal sama TP4P yang selalu mengawal, ini juga dikawal,” tandasnya. JAK

Share

Check Also

Underpass Matraman Harus Dievaluasi Lagi

thejak.co – Terkait pengoperasian underpass Mampang dan Underpass Matraman masih menemukan kendala. Direktorat Lalu Lintas ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *