Senin , 20 Agustus 2018

Pekerja Tewas, Palyja & Dinas Tenaga Kerja Bakal Dievaluasi

thejak.co – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno akan memanggil pihak Palyja dan Dinas Tenaga Kerja untuk dievaluasi. Hal ini terkait tewasnya satu petugas Palyja akibat tertimbun tanah galin di gorong-gorong Jalan Jembatan Tiga, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (1/5).

“Saya akan memanggil Kepala Dinas Tenaga Kerja untuk lakukan evaluasi, memanggil pihak Palyja dan kontraktornya untuk memastikan satu ini akan dievaluasi dan investigasi,” kata Sandi.

Dia juga menyampaikan turut berbela sungkawa bagi keluarga korban. “Kami sangat prihatin, kami sangat berbela sungkawa,” ujar Sandi.

“Untuk keluarganya kami ucapkan bela sungkawa dan pemprov akan berpartisipasi dan fasilitasi agar keluarganya dapat pelayanan terbaik,” tambah Sandi.

Selain itu, pihaknya akan kembali mengingatkan pentingnya keselamatan kerja tidak hanya menjadi jargon saja.

“Kita harus memastikan keselamatan dan kesehatan kerja. Diketahui Palyja dan kontraktornya sudah melakukan kegiatan ini selama berbelas berpuluh-tahun mungkin. Sudah saatnya kita memastikan keselamatan kerja adalah bukan hanya ditulis safety first,” katanya.

Seperti diberitakan, Tarno, seorang pekerja galian saluran PAM yang tertimbun material di Jalan Jembatan III, Penjaringan, Jakarta Utara akhirnya berhasil dievakuasi petugas gabungan. Tarno ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia, Rabu (2/5).

Tarno tertimbun material galian yang longsor sejak pukul 18.00 pada hari Selasa (1/5), bersama dengan dua rekannya yang terlebih dulu berhasil dievakuasi.

Proses evakuasi korban dilakukan oleh petugas gabungan Basarnas dan Damkar berlangsung hampir 12 jam. Evakuasi baru berhasil setelah mengerahkan satu unit eskavator untuk melakukan penggalian. JAK

Share

Check Also

Sudinsos Jakbar Kekurangan Personil

thejak.co – Ketatnya pengawasan dan penjangkauan petugas di lampu merah dan kolong jembatan yang selama ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *