Senin , 20 Agustus 2018

HEBAT, ROMBONGAN VW LAWAN ARUS

 

Rombongan kendaran klasik Volks Wagen atau VW melawan arus di tol Jagorawi arah Puncak, Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/5).

thejak.co – Heboh, rombongan kendaraan klasik Volkswagen atau VW melawan arus di tol Jagorawi arah Puncak, Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/5).

Video yang viral di media sosial seperti YouTube, Facebook dan Instagram. Videonya viral dan banyak netizen yang mempertanyakan.

Video tersebut direkam oleh seseorang dari dalam mobil. Dia mengkritik aksi rombongan mobil tersebut yang melawan arah di Tol Jagorawi.

“Lawan arah ampun deh, ini ulah-ulah komunitas club nih aduh. macet lawan arah di tol Jagorawi. Ampun ampun. Dikawal polisi, pejabat-pejabat ini. Ckckck. Waduh diplomatik segala macem,” kata pria tersebut.

Di video berdurasi sekitar satu menit itu nampak rombongan ini dikawal oleh mobil dan motor Patwal polisi. Ada 30 lebih mobil yang melintas lawan arah termasuk mobil vw dan kendaraan Patwal polisi.

Kejadian rombongan VW lawan arus ini disebut terjadi pada Sabtu (5/4) sore dan akibatnya kondisi lalu lintas macet di kawasan Puncak. Saat itu disebut sedang diberlakukan buka tutup di kawasan Puncak dan kendaraan lain sedang dalam posisi turun ke arah Jakarta.

Banyak netizen yang bereaksi atas video ini. Ada yang menyayangkan aksi lawan arus di tol ini karena dinilai bisa membahayakan pengguna jalan dari arah berlawanan. Ada pula yang menyayangkan karena aksi lawan arus ini bikin macet.

Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading mengaku tidak tahu soal kejadian tersebut. Jelas dia, pengawalan konvoi tersebut bukan dari Satlantas Polres Bogor. “(Pengawalan-red) Bukan dari kami,” kata Dicky.

Sejauh ini pihak Korlantas Polri melakukan penelusuran.
“Saya lihat di video itu tidak ada penjelasannya. Itu sedang kita telusuri dari kesatuan mana, kemudian lokasi di mana karena videonya tidak menyebutkan di mana lokasinya,” kata Kepala Detasemen Pengawalan (Kadenwal) PJR Korlantas Polri Kombes Bambang Sentot, Selasa (8/5).

Bambang sendiri mengaku sudah melihat video konvoi VW tersebut. Namun menurut analisisnya kejadiannya sudah di luar jalan tol.

“Kalau saya lihat videonya itu sudah di luar jalan tol karena sudah di luar gerbang. Ya bisa juga kalau dari videonya itu akses terutama waktu keluar, itu kan saya lihat ada gerbang di ujung itu, Gerbang Tol Ciawi. Kalau dia GT Ciawi dia sudah bayar, kemungkinan dia ke kanan ke arah Ciawi,” ujarnya.

“Di situ kan ada pembangunan (pertigaan arah Puncak dan Ciawi-red). Jadi sudah di luar jalan tol, kalau analisa saya sementara dilihat videonya begitu,” sambungnya.

Ditambahkan Bambang, polisi lalu lintas sebenarnya punya diskresi untuk melakukan contraflow lebih dari 2 hingga 3 km. Ini bisa dilakukan kapanpun untuk menghindari penumpukan.

“Kepentingannya kan agar (kendaraan-red) tidak menumpuk, boleh kalau diskresi sepanjang untuk kepentingan umum,” ujarnya. Namun dia menegaskan ini adalah penilaian di lapangan. Tidak boleh komunitas tertentu meminta polisi melakukan contraflow.

Terkait siapa yang mengawal konvoi VW tersebut, Bambang mengaku belum tahu. Seperti yang dia sebut sebelumnya, dirinya akan melakukan penelusuran. “Kita konfirmasi dulu,” ujarnya. NH

Share

Check Also

11 Ribu Atlet Asian Games 2018 Terancam Bengek

  thejak.co – Dua media asing menyoroti kualitas udara saat Asian Games 2018. Media tersebut ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *