Jumat , 20 Juli 2018

Partai Hanura Meradang Disebut Tidak Akan Lolos ke Parlemen di Pemilu 2019

Ilustrasi Partai Hanura

thejak.co – Sekretaris Jenderal Partai Hanura, Herry Lontung Siregar, tidak percaya dengan berbagai hasil survei yang menempatkan partainya tidak akan lolos parliamentary threshold (PT) 4 persen di Pemilu 2019 mendatang. “Ya kalau hasil survei itu sama-sama tahulah,” ujar Herry Lontung.

Herry Lontung mengatakan, pihaknya akan sangat selektif melakukan rekrutmen caleg. Sebab, hal itu juga akan berpengaruh kepada elektabilitas partai. “Begini, itu kan parameternya kursi kan. Nanti bagaimana hasilnya, begitu ya. Ini kan rekrutmen pencalegan betul-betul sangat selektif nantinya,” tutur dia.

Dia mengungkapkan, tahun lalu Partai Hanura meraih 5,6 persen atau 6,6 juta suara. Nantinya, kata dia, ketika partai sudah mengumumkan nama calon anggota legislatif, elektabilitas pasti akan meningkat. “Nah itu nanti lihat di kondisi pencalegan,” ucapnya.

Ketua DPP Partai Hanura Sutrisno Iwantono meyakini, ketika nanti mengumumkan nama tokoh-tokoh yang maju sebagai calon anggota legislatif, maka elektabilitas partai akan langsung melejit.

“Kami masih simpan. Jadi kami yakin bahwa pengalaman yang lalu-lalu juga Hanura juga diprediksi kecil tapi nyatanya kami lolos,” kata Sutrisno.

Dia menegaskan, Partai Hanura punya strategi yang tentu tidak akan dibuka sekarang. “Ini yang penting, jadi lihat akhir-akhirnya nanti,” ujarnya.

Sutrisno mengatakan bahwa rakernas juga memetakan daerah-daerah yang punya potensi untuk menempatkan tokoh-tokoh sebagai caleg. “Tapi ini kami simpan dulu ya. Kami yakin begitu kami umumkan langsung melejit,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menegaskan partainya akan lolos ke Parlemen pada Pemilu 2019 mendatang.

“Kalian jangan percaya survei-survei itu. Kami memiliki optimisme dan semangat yang tinggi untuk lolos ambang batas parlemen,” kata OSO saat dikonfirmasi wartawan.

Ketua DPD RI ini mengatakan, optimisme itu sangat berdasar karena semua mesin partai dan para kader sudah lama bergerak untuk menggalang dukungan konstituen di semua tingkatan.

Kehadiran banyak anggota legislatif di Rapat Kerja Nasional Partai Hanura pada 8-9 Mei lalu, menurutnya juga menunjukkan soliditas internal dalam menghadapi Pemilu 2019.

“Dalam Rakernas ada 1.040 anggota DPRD tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota hadir. Itu belum pernah terjadi selama ini,” tandas OSO.

Sebelumnya diberitakan, hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memperlihatkan lima partai politik masuk kategori divisi bawah dengan elektabilitas berkisar 2,50 persen hingga 1,80 persen.

Menurut peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa, penyebabnya kemungkinan karena partai-partai tersebut tidak terasosiasi kuat dengan capres yang kuat jelang Pilpres 2019.

Hasil survei juga menunjukkan ada enam partai yang masuk kategori divisi nol koma, karena elektabilitasnya kurang dari satu persen. Masing-masing Hanura (0,70 persen), PBB (0,40 persen), Garuda (0,30 persen), PKPI (0,10 persen), PSI (0,10 persen) dan Berkarya (0,10 persen). DED/MG3

Share

Check Also

Pemilu 2019, PKS Rapatkan Barisan Lakukan Dakwah Politik

thejak.co – Selang dua hari pendaftaran bakal calon anggota legislatif (bacaleg) untuk pemilu 2019, Fraksi ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *