Minggu , 24 Juni 2018

Sah! Sandiaga Lantik Johan Nakhodai PD Dharma Jaya

Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno saat melantik Direksi PD Dharma Jaya yang baru, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (23/5), kemarin.

thejak.co Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengangkat Johan Romadhon sebagai Direktur Utama PD Dharma Jaya menggantikan Marina Ratna Dwi Kusumajati yang mengajukan pengunduran diri pada tanggal 6 Mei 2018 lalu.

Pemberhentian dan pengangkatan Direksi PD Dharma Jaya tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Nomor 880 tahun 2018.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berharap, Johan dapat bekerja lebih baik dan melanjutkan standar tinggi yang telah ditorehkan Marina selama memimpin PD Dharma Jaya. Untuk diketahui, Johan sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur PT Gemah Ripah, sebuah BUMD di Jawa Barat yang bergerak di bidang Sumber Daya Air.

“Saya berharap Pak Johan Romadhon bisa membawa PD Dharma Jaya untuk lebih baik lagi ke depannya dan dapat bersinergi dengan jajaran manajemen dan seluruh karyawan di PD Dharma Jaya,” ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (23/5).

Politisi Partai Gerindra ini juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Dirut PD Dharma Jaya yang lama atas kerja kerasnya membuat perusahaan itu sehat dan menguntungkan.

“Kami ingin gunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih kepada Ibu Marina yang dalam beberapa tahun terakhir melakukan revitalisasi dan turn around dari BUMN Dharma Jaya,” katanya.

Wagub menjelaskan, Marina berhasil menjadikan Dharma Jaya dari perusahaan uang merugi menjadi perusahaan sehat dan menguntungkan. “Sekarang sudah menjadi biru, menjadi untung dan sudah membantu langkah Pemprov DKI menjaga stabilitas pangan, pasokan daging, dan protein yang jelas dan juga menjaga stabilisasi dari inflasi kita,” ujarnya.

Diketahui, Marina mengajukan pengunduran diri pada 6 Maret 2018. Marina mengaku tidak sanggup mengemban tugas daging subsidi tanpa dana PSO (public service obligation).

Sementara itu, Johan mengaku tidak menyangka ia akan dilantik menjadi Dirut PD Dharma Jaya menggantikan Marina.  Menurutnya, ia ditawari oleh Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Amin Subekti untuk mengikuti seleksi.

“Ada yang nawarin, awalnya sih kenalan saja. Ada diskusi tentang pengelolaan BUMD saya diminta jadi salah satu narasumber, kayak FGD gitu ya. Ya udah akhirnya, waktu itu mereka juga enggak ada janji mau ngapa-ngapain. Cuma sepanjang pengalaman saya di BUMD apa yang bisa dimanfaatkan untuk DKI Jakarta,” kata Johan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (23/5).

Johan mengaku ditawari untuk seleksi sebagai Direktur PD Dharma Jaya secara mendadak. “Nawarin gimana kalau mau masuk sini? Saya juga dadakan sih diminta email malam hari CV nya. Paginya diminta ketemu diskusi, apa yang mau dilakukan kalau seandainya gimana,” jelasnya.

Johan mengaku mengenal Amin sejak berkuliah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Selain itu, keduanya beberapa kali bekerja dengan Amin di perusahaan yang sama.

“Kemudian pas beberapa waktu lalu saya pernah bekerja di Elnusa, trading oil. Nah waktu itu juga ketemu Pak Amin Subekti, beliau juga di perusahaan energi kalau enggak salah waktu itu di Indika,” imbuhnya.

Saat mengikuti seleksi, Johan mengaku tidak keberatan dengan persyaratan yang diajukan Pemprov DKI, salah satunya PD Dharma Jaya menjual daging babi. JAK

Share

Check Also

Urus Rumah DP 0 Persen, Anies Lantik Mantan Pejabat Kementerian PUPR

thejak.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membentuk unit kerja baru khusus mengurusi program hunian down ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *