Minggu , 27 Mei 2018

Hoax, Gereja Santa Anna Duren sawit Mau Dibom

 

thejak.co – Di saat sedang ramai mengenai teroris bom, masih saja ada orang yang tidak bertanggungjawab menyebarkan isu hoax mengenai lokasi bom lanjutan di Gereja Santa Anna, Duren Sawit.

Isu teror bom di Gereja Santa Anna, sebelumnya diketahui oleh petugas Polsek Duren Sawit pada Senin (14/5) lalu. Polisi mengatakan sekitar pukul 08.00 WIB mendapat panggilan telepon dari pihak gereja bahwa sebuah mobil melemparkan benda mencurigakan.

Dalam perjalanan ke TKP, pihak Polsek Duren Sawit juga menerima telepon dari orang yang mengaku polisi. Setelah dikonfirmasi ke pihak gereja ataupun pihak kepolisian yang dimaksud, pelaku tidak melakukan panggilan ke Polsek Duren Sawit.

Tim Gegana juga melakukan sterilisasi di lokasi tersebut. Berdasarkan hasil penyisiran, lokasi tersebut dipastikan aman. Kabar itu dipastikan hoax.

“Ya kita tetap lakukan langkah-langkah. Artinya, saya perintahkan personel saya sebar di daerah Duren Sawit, termasuk semua menyebar, siapa tahu dia nelpon di depan kantor,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Tony Surya Putra saat dihubungi, Selasa (14/5).

Tony menegaskan isu teror bom itu disebarkan oleh oknum yang sengaja ingin membuat resah masyarakat. Menurutnya, pelaku penyebar teror itu langsung menelepon ke kantor Polsek Duren Sawit.

“Itu kan telepon ke Polsek (Duren Sawit) gimana mau ngelacak nomornya berapa. (Telepon) Polsek itu nggak ada (keluar) angka itu kalau ditelepon itu,” ucapnya.

Tony menambahkan pelaku juga sengaja iseng mengaku sebagai polisi saat menelepon petugas Polsek Duren Sawit. “Ya logikanya kalau anggota polisi yang nelpon itu A1 (benar), tapi kan nyatanya nggak ada. Dia ini orang iseng,” tuturnya.

Polisi pun langsung bergerak mencari penyebar isu bohong tersebut. Tak perlu waktu lama bagi polisi untuk menangkap pelakunya.

Polisi menetapkan pria berinisial MIA (25) sebagai tersangka. “Pelaku kita sudah tetapkan tersangka yang berinisial MIA,” ujar Kapolres Jaktim Kombes Yoyon Tony Surya Putra saat jumpa pers di Mapolres Jaktim, Jl Jatinegara Raya, Selasa (15/5).

Yoyon menambahkan polisi menetapkan pasal berlapis kepada MIA. Kata dia, MIA terancam pidana maksimal penjara seumur hidup.

“Pasal 45 jo Pasal 29 UU No 19/2016 tentang informasi transaksi elektronik. Kita tetapkan pasal berlapis. Di samping itu, kita terapkan UU tentang pemberantasan tindak pidana teroris Pasal 6 dan Pasal 7 dengan ancaman hukuman bisa capai 20 tahun, bahkan seumur hidup,” ujarnya.

Berkaca dari kasus ini, Yoyon berpesan kepada warga agar tidak mudah menyebarkan hoax. Menurut Yoyon, hal-hal yang dilakukan MIA ini membuat warga resah dan menimbulkan ketakutan.

“Saya imbau di tengah suasana seperti ini, kondisi situasi banyak kejadian terkait teror bom mari kita ciptakan suasana yang sejuk dan aman, nyaman. Tidak hanya polisi, seluruh masyarakat harus ikut lakukan,” ungkapnya.

Menurut keterangan pelaku, dia mengaku iseng dan senang membuat orang resah. “Kalau pengakuan pelaku, dia iseng artinya di masyarakat reaksinya gimana. Mungkin pelaku ini senang ini lihat di televisi saya berhasil bikin resah orang,” kata Yoyon.

Yoyon mengatakan tersangka menebar isu bom lewat telepon dan dari rumahnya. “Dari keterangan sambil manjat pohon,” ujar Tony sambil tertawa.

Menurut Yoyon, Gereja Santa Anna menjadi sasaran isu bom karena tersangka mengaku sering berada di lokasi itu. “Yang bersangkut sering di situ (Gereja Santa Anna) sering di Duren Sawit,” ujar Yoyon.

Yoyon mengatakan tersangka bekerja serabutan. “Dia kadang driver, kadang penelepon gelap karena kerjaan tidak tetap, makanya iseng. Mungkin kalau dia punya pekerjaan tetap, dia akan fokus pekerjaannya itu,” kata Yoyon.

Tony mengungkapkan tersangka baru sekali melakukan tindakan ini dan belum pernah terjerat kasus lain. “Ini jadi pengalaman hidup dia dan masyarakat agar tidak latah atau iseng menelepon atau kirim berita hoax,” imbau Yoyon.

Polisi menyita handphone milik tersangka. Apakah terlibat organisasi radikal? “Belum… belum…,” jawab Yoyon.

HDS

Share

Check Also

Penyanyi Innes Baladiva Bocorkan Manfaat dari Hipnotis

Belum lama ini adegan hipnotis kerap meramaikan layar kaca televisi Indonesia. Berbagai respon pun muncul ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *