Minggu , 27 Mei 2018

Kapolri Minta Pemerintah Rilis Perppu Antiterorisme

Ilustrasi

thejak.co – Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang antiterorisme.

Hal tersebut lantaran hingga saat ini pihak kepolisian kesulitan dalam mengusut tuntas kasus terorisme akibat terhambatnya pengesahan Rancangan Undang-Undang Antiterorisme yang saat ini masih mandek di DPR RI.

“Revisi jangan terlalu lama, sudah satu tahun lebih. Undang-Undang agar dilakukan cepat revisi, bila perlu Perppu dari Bapak Presiden,” ujar Tito.

Menurut Tito, sejumlah pasal dalam Undang-Undang Antiterorisme sebelumnya dirasa sangat membatasi kerja Polri. Pasalnya, kepolisian baru bisa bergerak jika pelaku sudah terbukti melakukan tindakan terorisme.

“Kita tidak bisa melakukan apa-apa, hanya tujuh hari menahan mereka, meng-interview, setelah dilepas kita intai. Tapi setelah dilepas mereka kita intai juga menghindar,” ungkap Tito.

Sebagaimana diketahui, RUU Antiterorisme hingga kini masih dibahas di tingkat DPR RI. Padahal, seharusnya RUU tersebut sudah disahkan sejak akhir tahun 2017 lalu.

Sementara itu, Presiden Jokowi meminta DPR dan kementerian terkait untuk segera menyelesaikan Revisi Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Nomor 15 Tahun 2003.

Jokowi mengatakan, RUU Antiterorisme itu telah diajukan pemerintah sejak dua tahun lalu. “Kami juga meminta DPR dan kementerian terkait yang berhubungan dengan revisi undang-undang tindak pidana terorisme yang sudah kami ajukan pada Februari 2016 lalu, untuk segera diselesaikan secepatnya,” tegas Jokowi. MG/MG4

Share

Check Also

Penyanyi Innes Baladiva Bocorkan Manfaat dari Hipnotis

Belum lama ini adegan hipnotis kerap meramaikan layar kaca televisi Indonesia. Berbagai respon pun muncul ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *