Minggu , 27 Mei 2018

Latah, ‘Asyik’ Juga Sowan ke Habib Rizieq

Habib Rizieq Syihab (tengah) bersama Sudrajat dan Ahmad Syikhu.

thejak.co – Sosok Habib Rizieq Syihab bak magnet yang menarik para pasangan calon untuk mengunjungi dirinya di Mekah untuk meminta dukungan dan restu.

Seperti yang dilakukan oleh Cagub dan Cawagub Jawa Barat Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik), kedua orang calon pemimpin Jawa Barat tersebut datang dan bersilaturahmi kepada  Habib Rizieq Syihab.

Kabar Sudrajat-Ahmad Syaikhu bertemu dengan  Habib Rizieq sendiri viral setelah video mereka tersiar dalam pesan WhatsApp dengan durasi 03.49, Rabu (2/5).

Habib Rizieq mengaku bahagia para pemimpin Jawa Barat bisa mengunjungi dirinya di Mekah.

“Alhamdulilah pada malam hari ini saya dan keluarga di tanah suci Mekah berbahagia kedatangan tamu para Habib, Ulama, Kiyai daerah dan di samping saya ada pa Sudrajat Calon Gubernur Jawa Barat dan Ahmad Syaikhu, Calon Wakil Gubernur Jawa Barat juga ada di sini,” ujar Rizieq dalam video tersebut.

Disaat yang sama Habib Rizieq juga mengajak umat Islam Jawa Barat dari berbagai penjuru untuk menghadiri Istigosah Qubra di Sirkuit Sentul Bogor pada 5 Mei mendatang.

Acara tersebut kabarnya dalam rangka doa untuk memunculkan pemimpin yang membela islam.

“Istigosa Qubro doa bersama umat Islam, ulama, kiai mudah-mudahan siapa yang punya waktu dari seluruh penjuru jabar bisa hadir dalam kesempatan tersebut.

Istigosa ditujukan agar Jabar mendapatkan pemimpin yang beriman dan bertaqwa kepada Alloh dan rosulnya dan cinta kepada ulama dan kiai, istiqosah ini juga dan ditunjukan agar 2019 mendapatkan pemimpin yang beriman dan bertaqwa kepada Alloh dan rosulnya dan yang tidak mengkriminalisasi ulama,” tegasnya.

Rizieq juga menyampaikan beberapa pesan kepada pasangan yang diusung partai Gerindra, PKS dan PAN tersebut. “Insya Allah Pak Sudrajat dan Pak Syaikhu saya minta mereka berkomitmen membela agama, bangsa dan negara menegakkan keadilan, melawan kezaliman di dunia khususnya di Jawa Barat, takbir,” ucap Rizieq sambil memekikkan takbir.

Terpisah, pengamat politik, Nur Hasanudin dari intelektual Pemuda NU menyatakan bahwa sosok karismatik seperti Habib Rizieq jangan dijadikan sebagai komoditas politik.

“Warga sudah cerdas, jadi kalau meminta doa kepada beliau itu bagus, karena  beliau merupakan cucu nabi, tapi kalau jadi komoditas politik nggak benar,” tegasnya.

“Terlebih, minta dukungan itu bisa berdampak  negatif, misalnya hari ini paham radikalisme lagi disorot, setelah ada UU terkait paham sesat dan menyesatkan. Jadi memang fenomena umroh dan bertemu yang mulia Habib Rizieq lagi jadi trand para calon kepala daerah, kembalo baiknya bukan jadi konsumsi politik, tapi murni meminta doa,” tegasnya. JAK

Share

Check Also

Yayasan Darul Rizki Pratama Bantu Warga Masjid Al-Aqsa

Thejak.co.id-Duka warga warga Palestina merupakan duka seluruh umat Islam dunia. Bayangkan, setiap hari selalu terdengar ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *