Minggu , 27 Mei 2018

MIRIP BOM, BALAI WARGA DI TANGERANG MELEDAK

 

 

Rumah pemotongan pisang yang meledak di Tangerang.

thejak.co – Sebuah ledakan mirip bom meluluhlantahkan sebuah rumah di Kampung Desa Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (15/5). Ledakan yang terdengar warga hingga satu kilometer tersebut membuat bangunan rusak parah hingga nyaris rubuh.

Atap dan tembok bangunan ambrol dan menimpa sejumlah kendaraan roda dua yang terparkir. Warga sekitar terlihat berkerumun di lokasi kejadian. Ledakan tersebut juga mengakibatkan 4 orang luka-luka yakni Achmad Yusuf (41), Maryadi (51), dan Nana (40).

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiawan membenarkan peristiwa tersebut. “Benar terjadi ledakan, tapi bukan bom,” ujarnya.

Dijelaskan Wiwin, rumah itu selain digunakan sebagai balai warga, oleh pemiliknya disewakan juga sebagai tempat pematangan dan penyimpanan pisang. Ledakan tersebut berasal dari mesin untuk mematangkan pisang. “Tekanan mesin untuk mematangkan pisang terlalu kuat, sehingga meledak,” tambahnya.

Dijelaskan Wiwin, rumah itu selain digunakan sebagai balai warga, oleh pemiliknya disewakan juga sebagai tempat pematangan dan penyimpanan pisang. Ledakan tersebut berasal dari mesin untuk mematangkan pisang.

“Yang meledak adalah mesin pemanasan yang menggunakan bahan bakar karbit,” kata Wiwin.

Ia melanjutkan, bahwa rumah itu telah bertahun-tahun disewakan oleh sang pemilik untuk dijadikan sebuah pabrik pisang olahan.

“Bahwa pematangan pisang yaitu balai warga yang disewakan untuk dijadikan tempat pematangan pisang yang sudah dilakukan bertahun-tahun oleh pemilik di lokasi,” imbuh Wiwin.

Kejadian tersebut terjadi saat karyawan sedang bekerja seperti hari biasa, namun tiba-tiba terjadi ledakan. “Saat ini permasalahan ditangani oleh Polsek Panongan untuk memeriksa saksi dan korban, serta dilakukan pemasang garis polisi,” pungkasnya. ASP

 

Share

Check Also

Ini Dia Pasukan Layanan Aktif BAZNAS

  THEJAK – BAZNAS memiliki unit layanan yang menjadi garda depan dalam memecahkan masalah sosial ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *