Minggu , 27 Mei 2018

Pemuda dan Mahasiswa Diminta Perangi Hoax

thejak.co – Hoax dinilai harus dilawan secara bersama oleh para pemuda dan mahasiswa. Karena pemuda dinilai bisa menjadi lokomotif dalam membentengi kampanye hitam medsos.

Arief reza fahlepi, Head Corporate Communication FIFgroup mengatakan pemuda harus menggunakan medsos secara bijak. Gunakan medsos untuk kepentingam positif.

“Kalau kita bisa melakukan personal branding. Pastinya ini bisa berdampak buat kebaikan semua. Bahkan bisa mendatangkan uang. Artinya bisa berdampak pada peningkatan ekonomi,” tegas Reza.

Sementara itu, anggota DPRD Banten, Ananta Wahana mengatakan pemuda harus menjadi benteng atau pelopor dari penolakan terhadap hoax. Ananta mengatakan kampanye hoax terus berulang ini jelas memiliki target politik tertentu.

“Bung Karno pernah mengatakan, Indonesia hanya butuh 10 pemuda untuk melakukan pembaruan.   Apalagi yang hadir di sini 80 pemuda. Pastinya akan berdampak luar biasa,” tandas Ananta.

Di tempat yang sama, Ketua Forum Jurnalis Jakarta, Ahmad Yuslizat mengatakan pemuda memiliki sejarah yang luar biasa panjangnya dalam pergerakan kebangsaan.

“Pemuda tentunya seandainya mau bergerak akan mempunyai peran yang luar biasa. Jika pemuda dan mahasiswa bergerak  maka tidak ada yang bisa dikalahkan,” tegasnya. JAK

Share

Check Also

Penyanyi Innes Baladiva Bocorkan Manfaat dari Hipnotis

Belum lama ini adegan hipnotis kerap meramaikan layar kaca televisi Indonesia. Berbagai respon pun muncul ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *