Senin , 14 Mei 2018

SUPER INDO GANDENG BERBAGAI PIHAK UNTUK DORONG PENGURANGAN SAMPAH KANTONG PLASTIK

thejak.co – Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2018 dan upaya penghentian polusi yang berasal dari sampah plastik, jaringan supermarket nasional Super Indo bekerjasama dengan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) menyelenggarakan kegiatan edukasi publik dan publikasi yang didesain secara khusus untuk mengajak masyarakat Indonesia merubah perilaku belanja yang kurang bijak dalam penggunaan kantong plastik/kantong plastik. Kegiatan edukasi publik tersebut dirancang khusus dalam konsep talk show dan “Rampok Plastik”.

Aktivitas Rampok Plastik sendiri menargetkan para shopper yang masih suka menggunakan kantong plastik saat berbelanja. Para relawan GIDKP yang mendapati shopper membawa kantong plastik akan melakukan pendekatan persuasif untuk meminta kantong plastik yang dibawa shopper dan menukarkannya dengan kantong belanja pakai ulang.

Sedangkan dalam talk show, hadir sebagai pembicara perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, perwakilan pemerintah Kota Jakarta Timur, perwakilan GIDKP, dan manajemen Super Indo yang diwakili oleh Yuvlinda Susanta, Head of Corporate Affairs & Sustainability.

Puncak acara dari rangkaian kegiatan Earth Day yang dilaksanakan di Mall Basura, Jakart Timur, ini adalah penandatanganan “Komitmen Bersama” antara Super Indo, GIDKP, KLHK, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kota Jakarta Timur, dan public figure yang mewakili para shoppers.

Komitmen Bersama tersebut adalah bentuk dukungan masingmasing pihak dalam upaya menghentikan polusi lingkungan yang berasal dari kantong plastik dan dukungan pengurangan sampah plastik yang ditargetkan di tahun 2025.

Wirawan Winarto, VP Operation Super Indo mengatakan, “Sejak tahun 2016, Super Indo menjalankan rekomendasi KLHK dalam hal pengurangan sampah plastik, dengan tidak memberikan kantong plastik secara gratis di semua gerainya.

Rekomendasi tersebut digulirkan dalam program insentif yang menarik bagi pelanggan dengan menawarkan Reusable Bag dan memberikan Cash Back kepada pelanggan yang tidak menggunakan kantong plastik. Program tersebut berhasil mengurangi penggunaan kantong plastik sebanyak lebih dari 50%, di mana sebelum program Kantong Plastik Tidak Gratis 1,82 kantong plastik per transaksi menjadi ratarata 0,75 kantong plastik per transaksi.

“Sehingga target pengurangan sampah plastik sebesar 70% di tahun 2025 seperti yang kemukakan oleh Menteri LHK bisa direalisasikan dengan baik,” ujar Yuvlinda.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Super Indo dalam menangani permasalahan lingkungan hidup, khususnya yang berkaitan dengan polusi plastik. Hal seperti ini perlu kita sebar luaskan bahwa Indonesia mampu menjadi bagian dari solusi dunia untuk menghentikan polusi plastik, sesuai dengan tema Hari Bumi tahun ini.

Tentunya inisiatif seperti yang dilakukan oleh Super Indo sangat perlu ditiru oleh gerai-gerai toko modern lainnya supaya dampak dari apa yang dilakukan untuk menghentikan polusi plastik menjadi lebih besar,” ujar Rahyang Nusatara, selaku Koordinator Nasional GIDKP. BM

Share

Check Also

Iwan Cendikia Liman Mengaku Dirugikan Seorang Jaksa Di Jakbar

thejak.co – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Yulianto Aribowo terkesan ceroboh dan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *