Selasa , 19 Juni 2018

Elektabilitas 94 Persen, Nikson – Sarlandy Dinilai Bakal Menang Mudah

thejak.co – Paslon Bupati dan Wakil Bupati Petahana Tapanuli Utara Nikson Nababan-Sarlandy Hutabarat yang diusung parpol PDI-Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golongan Karya (Golkar) diprediksi bakal melenggang tanpa hambatan.

Alasannya pasangan Nikson Nababan-Sarlandy Hutabarat memiliki tingkat popularitas tertinggi, yakni 94,3 persen dibanding dengan paslon pesaingnya.

Popularitas Nikson-Sarlandy ini menurut Koordinator LKPI Sumatera Utara, Andre Gunawan, disebabkan dari kiprahnya selama mempin Taput di periode sebelumnya.

“Selama memimpin kabupaten Tapanuli Utara, Nikson Nababan-Sarlandy Hutabarat sering turun ke bawah menjumpai masyarakat. Ini merupakan modal baik untuk pasanan NiksonSarlandy,” ujar Andre dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Jumat (8/6).

Sedangkan pasangan Jonius Taripar Hutabarat-Frengki Simanjuntak kata dia, berdasarkan survei hanya memiiliki tingkat popularitas di publik Tapanuli Utara sebesar 70,3 persen dan masih dibawah pasangan Chrismanto – Hotman yang memiliki tingkat popularitas 73,2 persen.

“Kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan saat ini cukup tinggi, ini jiuga dibuktikan dengan tingkat kesukaan warga terhadap pasangan Utara Nikson Nababan-Sarlandy Hutabarat,” paparnya.

Tingkat kesukaan masayarakat terhadap incumben lanjutnya, yakni 88,3 persen. Sementara dua pasangan calon kepala daerah yang akan melawannya di pilkada Tapanuli Utara hanya sebesar 56,2 persen untuk Jonius Taripar Hutabarat-Frengki Simanjuntak dan 62,1 persen untuk paslon Chrismanto –Hotman.

Kesimpulanny kata dia, selama 5 tahun kepemimpinan Drs,Nikson Nababan, masyarakat telah merasakan hasil pembangunan terutama pada infrasuktur jalan, masyarakat juga bangga dan mendukung program Bupati Taput dalam mewujudakan pembangunan yang semakin baik untuk peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Kinerja yang dilakukan Pemkab Taput sangat memberikan perubahan yang benar-benar nyata. Pembangunan jalan, pembukaan lahan pertanian, pembangunan PAUD, pembangunan gereja, peralatan kelompok lansia, pengembangan budidaya ikan pemberian bantuan pembangunan gudang tembakau dan pembangunan Airport Silangit banyak memberikan dampak peningkatan ekonomi masyarakat Tapanuli Utara,” tandasnya.

Responden tersebar secara proporsional pada 180 desa di 15 Kecamatan di Tapanuli Utara. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka (face to face). Tingkat kepercayaan (significant level) 95% dengan margin of error sebesar ± 2,2%. Untuk penarikan sampel, dilakukan dengan metode multistage random sampling di 15 kecamatan di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara. (DED)

Share

Check Also

Diduga Terlibat Korupsi, Ganjar Pranowo Dinilai Cederai Jawa Tengah

thejak.co – Sejak tahun 2000 hingga 2018,  provinsi Jawa Tengah tercatat kurang lebih ada 21 ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *