Selasa , 19 Juni 2018

TITIEK GABUNG KE PARTAI BERKARYA

 

Titiek Soeharto

thejak.co – Politikus Partai Golkar Siti Hediati Harijadi alias Titiek Soeharto akhirnya resmi pindah ke Partai Berkarya besutan adiknya Tommy Soerharto.

Mantan istri Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto memutuskan keluar dari Partai Golkar dengan alasan perbedaan sikap politik.

Pernyataan Titiek ini disampaikan di kampung halamannya di Kemusuk, Yogyakarta, Senin (11/6). Turut hadir dalam pengumuman itu para kader Berkarya, termasuk sang ketum, Tommy, dan Sekjen Partai, Priyo Budi Santoso.

Golkar diketahui pendukung pemerintah Presiden Joko Widodo dan akan mengusung Jokowi kembali pada Pilpres 2019.

“Seharusnya Golkar sebagai partai besar, sebagai pendukung dan sahabat yang baik, harus bisa memberi masukan mana hal-hal yang baik dan yang buruk kepada pemerintah, tidak hanya sekadar mengekor dan ‘ABS’ (asal bapak senang),” ujar Titiek.

Meski begitu, Titiek menyatakan berterima kasih kepada Golkar. Dia menyebut sudah tidak dibutuhkan kembali oleh partai pimpinan Airlangga Hartarto tersebut, tapi dibutuhkan di Berkarya.

Titiek juga akan segera mundur dari keanggotaan DPR dari Fraksi Partai Golkar.

“Saya memutuskan untuk keluar dari Partai Golkar dan saya memilih untuk memperjuangkan kepentingan rakyat lewat Partai Berkarya. Sebagai konsekuensinya, tentunya saya harus melepaskan keanggotaan saya di DPR,” kata Titiek.

“Saya mohon pamit kepada teman-teman di DPR, saya mengucapkan terimakasih atas persahabatan dan kebersamaan kita selama ini. Saya pasti akan merindukan saat-saat kebersamaan kita,” lanjutnya

Titiek tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Partai Golkar yang telah membesarkan dan menempanya selama ini. Sehingga dia bisa menjadi salah satu politikus wanita yang diperhitungkan. Kini, kata Titiek, telah banyak politikus handal di Partai Golkar.

“Saat ini Golkar memiliki begitu banyak politikus handal. Golkar tidak butuh saya, tapi saya dibutuhkan oleh Partai Berkarya. Partai Berkarya harus lolos pada pemilu legislatif 2019 mendatang, agar Partai Berkarya dapat melanjutkan cita-cita Pak Harto,” tegasnya.

“Partai Berkarya menyadari ini adalah pekerjaan yang berat, kami tidak bisa melakukannya sendiri. Oleh karena itu, kita membutuhkan dukungan dari masyarakat dan komponen bangsa,” pungkas Titiek.

Menanggapi mundurnya Titiek Soeharto, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menegaskan Golkar tak terganggu dengan kepindahan Titiek.

“Saya sudah mendengar bahwa Ibu Titiek Soeharto mendeklarasikan kepindahannya ke Partai Berkarya. Tentu kami sangat menyesalkan kepindahan tersebut karena memang beliau salah satu kader Perempuan terbaik Partai Golkar,” kata Ace kepada wartawan, Senin (11/6).

Ace mengungkap Ketum Golkar Airlangga Hartarto tak diberi tahu oleh Titiek soal rencana pindah partai. Dia meyakini Titiek akan digantikan tokoh lainnya.

“Partai Golkar tentu tidak terganggu dengan pindahnya Ibu Titiek. Masih banyak kader Partai Golkar yang lain. Pindah satu akan datang kader Partai Golkar yang lainnya,” ujar Ace.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini menyoroti pernyataan Titiek yang mengkritik Golkar. Menurut Ace, pernyataan Titiek hanya sebagai pembenaran manuver pindah partai.

“Soal alasan kepindahan, itu hak beliau untuk mengungkapkan berbagai alasannya. Itu alasan subyektif beliau. Sementara dukungan Partai Golkar kepada Pak Jokowi bukan berarti kita dalam posisi asal Bapak senang. Keputusan itu sudah diambil dalam mekanisme organisasi,” ulas Ace.

“Sebaiknya jika memang berniat pindah, tak perlu menjustifikasi untuk mencari pembenaran atas langkah-langkah yang dilakukannya,” imbuhnya. “Partai Golkar memiliki banyak kader yang siap menggantikan posisi Ibu Titiek Soeharto,” pungkas Ace. NH

Share

Check Also

Public Trust Naik 47,5%, Penghimpunan BAZNAS Lampaui Target

  THEJAK – Seiring perbaikan di berbagai sektor, peningkatan pelayanan dan kampanye kesadaran zakat yang ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *