Senin , 23 Juli 2018

Diduga Terlibat Korupsi, Ganjar Pranowo Dinilai Cederai Jawa Tengah

thejak.co – Sejak tahun 2000 hingga 2018,  provinsi Jawa Tengah tercatat kurang lebih ada 21 orang pejabat publik tersandung dengan kasus korupsi. Hal itu dinilai telah membuat catatan buruk bagi propinsi Jawa Tengah yang merupakan jantung dan pusat kebudayaan Jawa. Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM) Fahmi Hafel mengatakan, sang petahana Calon Gubernur (Cagub) Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang diduga terlibat dalam skandal mega korupsi proyek pengadaan KTP elektronik (e-KTP) dinilai telah mencederai Ibu kota Solo.

Fahmi pun tak menampik, jika hal tersebut ternyata sangat berpengaruh pada elektabilitas Ganjar yang dalam Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018. Dari hasil surveinya menegaskan, sebanyak 54.9% responden mengatakan Ganjar Pranowo terlibat dalam kasus e-KTP. Sedangkan 41.8% responden mengatakan Ganjar Pranowo tidak terlibat. Sedangkan sisanya 3.3% responden tidak menjawab.

“Hasil ini terjawab setelah responden diberi pertanyaan ‘Menurut anda, apakah anda yakin kalau  Ganjar Pranowo benar-benar terlibat dalam kasus e-KTP?'” kata Fahmi dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Rabu (13/6).

“Karena alasan responden, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak akan memanggil Ganjar Pranowo berkali-kali jika dia tidak terlibat dalam kasus korupsi e-KTP,” lanjutnya.

Sementara ketika responden ditanya soal ‘Kepala Daerah seperti apa yang anda inginkan dan anda terima  terkait dengan maraknya kepala daerah yang tertangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi?’, Fahmi pun menjelaskan bahwa 89.2% masyarakat Jawa Tengah yang diwakili oleh responden menjawab menginginkan Kepala Daerah yang tidak terlibat dalam kasus korupsi.

“Bahwa secara umum masyarakat Jawa Tengah mengetahui korupsi sebagai sebuah kejahatan yang luar biasa, sama halnya dengan terorisme. Oleh karena itu secara mayoritas masyarakat Jawa Tengah menginginkan adanya pemerintahan yang bersih (bebas korupsi), karena dengan korupsi baik langsung maupun tidak langsung berimbas kepada masyarakat,” paparnya.

Di samping itu, IDM juga melakukan survei dengan memberi pertanyaan secara spontan kepada responden, soal siapakah yang akan mereka pilih jika Pilgub digelar hari ini. “Jawaban secara top of mind dari 2002 sebanyak 47.3% memilih pasangan Sudirman Said–Ida Fauziah, sedangkan sebanyak 40. 9% persen memilih pasangan Ganjar Pranowo -Taj Yasin dan sebanyak 11.8 persen tidak menjawab,” tandas Fahmi.

Sebagai informasi, survei ini dilakukan pada 28 Mei-4 Juni 2018, dengan jumlah responden sebanyak 2002 warga Jawa Tengah yang tersebar secara proporsional di 35 Kota/Kabupaten sesuai sebaran Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada 2018 yang berjumlah 27.068.125 pemilih.  (DED)

Share

Check Also

Tommy Terganjal Status Mantan Napi Pembunuh

  thejak.co –  Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto), akan mengikuti Peraturan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *