Senin , 24 September 2018

PPDB di Kota Tangsel Bikin Ortu Murid Kesel

Warga tangsel saat menggeruduk kantor dinas pendidikan. Foto RBN

thejak.co – Kementerian Pendidikan RI semestinya banyak belajar dari kasus-kasus Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) secara Online yang dikeluhkan orang tua murid.

Sebab, pada tahun ini keluhan dan masalah yang sama juga terjadi. Seperti di Tangerang Selatan, puluhan orang tua murid menggerunduk dinas pendidikan setempat karena mereka tidak puas dengan pelayanan secara online.

Penyebabnya karena saat mengakses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) secara online mereka tidak dapat menginput data www.ppdb.dikbudtangsel.com sejak pukul 08.00 WIB.

Kondisi seperti ini membuat orang tua murid panik. Sebab, harapannya memasukkan anak ke sekolah negeri dengan alasan biaya tidak bisa terpenuhi.

Hal ini seperti yang dialami Tarigan (40), warga Tangerang Selatan ini mempertanyakan soal kesiapan dinas pendidikan terkait.

“Kalau nggak siap jangan digelar dengan sistem seperti ini. Mereka bilang karena masalah dari Telkom atau jaringan  lah, ini tanda mereka nggak siap, kan kita warga yang dirugikan.

Coba, kita rugi waktu, tenaga dan pikiran. Nah, masih beralasan juga. Ngaku aja kalau nggak mampu,” ungkapnya kepada Thejak.

Selain Tarigan, Sugeng (42) mengeluhkan hal yang sama, saat ditemui SMPN 17 Tangsel, Rabu (4/7) dia mengaku kalau server tidak bisa diakses.

“Kan jadi lama, kita dibikin sulit. Dari pagi nggak bisa masukin data, jadi ketika kami input nomor peserta USBN dengan kode 04, nama dan nilai USBN nggak keluar,” tegasnya.

Menyikapi keluhan warga ini  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangerang Selatan, Taryono, menjelaskan alasan orang tua murid pada panik dan tidak bisa mengakses situs www.ppdb.dikbudtangsel.com karena mereka memasukkan nomor NIK dan USM yang salah dan berulang-ulang.

Pada hal, masih kata dia, sampai kemarin sistem dan server yang sudah disiapkan Dindikbud Tangsel masih dalam keadaan normal “Dari sisi sistem masih aman, server juga masih kuat,” terangnya.

“Pendaftaran bisa dilakukan dari rumah menggunakan perangkat digital yang tersambung jaringan internet. Jadi, tidak perlu lagi datang ke sekolah,” sebutnya.

Bagi warga yang ingin mengeluhkan PPDB online, kata dia, bisa datang ke posko PPDB yang telah dibuka Dinas Pendidikan di tiap-tiap kecamatan. Posko keluhan dibuka di tujuh SMPN yang ada di tujuh kecamatan.

“Di SMPN 3 Ciputat Timur, SMPN 6 Ciputat, SMPN 16 Pamulang, SMPN 11 Serpong Utara, SMPN 16 Pondok Aren, SMPN 5, dan terakhir di SMPN 8 Setu,” jelasnya.

Menurut Taryono, di setiap posko itu terdapat petugas operator yang siap membantu pendaftar bila mengalami kendala mengoperasikan sistem online. Ada sekitar 175 operator yang disiapkan membantu masyarakat. JAK

Share

Check Also

Caleg DPR RI dari PKS Dapil VI Jabar Siap Kawal Ijtima Ulama

Thejak.co-Seiring dimulainya rangkaian kegiatan kampanye pemilu 2019 berbagai pihak mulai mempersiapkan diri. Termasuk diantaranya adalah ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *