Senin , 24 September 2018

Kolaborasi dengan Addie MS, Riki Putra Gelar Mega Konser “Bangkit Musik Indonesia”

THEJAK – Sebuah mega konser musik akan digelar pada 21 Juli 2018 di Ciputra Artpreneur Theater, Ciputra World Jakarta, Jl Prof. Dr. Satrio kav. 3-5, Kuningan, Jakarta Selatan.

Musisi muda berbakat Indonesia, Riki Putra, akan menggelar konser dengan tema “Bangkit Musik Indonesia” dengan melibatkan lebih dari 85 musisi Indonesia.

Tiket untuk menyaksikan konser ini bisa dibeli di aplikasi GO-TIX dan loket.com dengan harga Rp 250.000 (bronze), Rp 475.000 (silver balcony dan silver), Rp 750.000 (gold), dan Rp 975.000 (gold).

Salah satu konduktor orkestra terbaik Indonesia, Addie MS dan salah satu diva Indonesia, Reza Artamevia meramaikan konser ini.

Dalam konser ini, Riki Putra akan membawakan lebih dari 15 lagu, termasuk lagu nasional, cover, dan original.Selain itu juga akan diiringi oleh 45 orang tim orkestra pimpinan Addie MS, 11 pemain gamelan yang didatangkan langsung dari Yogyakarta, 27 orang anggota paduan suara, serta Bhinneka Orkestra.

Riki Putra adalah musisi muda Indonesia lulusan sekolah musik luar negeri. Dia juga memilih untuk menciptakan lagu dan musiknya sendiri seperti lagu religi yang ia ciptakan berjudul “Kelak Kau kan ditanya”.

Riki Putra juga lebih memilih untuk melestarikan alat musik traditional seperti gamelan. “Gamelan itu mistis, dan kemistisan itu pantas dipertunjukkan,” ungkap Riki Putra.

Seperti tema konsernya, ia ingin musik Indonesia bangkit dan lebih maju terutama musik traditionalnya.

“Sudah saatnya budaya dan musik Indonesia berdiri gagah di mata dunia. Saya merasa terhormat bisa berkerja sama dengan orang-orang yang saya kagumi,” lanjut Riki.

Ditanya bermain dengan Addie MS, Riki menjawab singkat. “Mas Addie adalah musisi hebat, kita semua tahu itu,” ungkapnya.

“Namun pada realitanya beliau juga adalah pribadi yang hangat dan terbuka. Hal itu membuat proses ini lebih mudah,” sambung Riki. Riki juga bersyukur bahwa Addie MS bisa mengerti dan memahami mimpi-mimpinya.

“Mimpi-mimpi saya dan realita proses di belakangnya. Hal itu yang akan selalu saya kenang tentang Mas Addie,” tandasnya. NH

Share

Check Also

SHARP Indonesia Peduli Lombok Melalui Program ‘Rumah Senyum’ & Trauma Healing

thejak.co – Duka mendalam yang menerpa masyarakat Lombok akibat gempa beruntun pada Agustus 2018 lalu, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *