Senin , 16 Juli 2018

Ditolak Jokowi, Airlangga Koalisi Ke SBY

Airlangga Hartarto di kediaman SBY.

thejak.co – Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mendatangi kediaman Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, pada Selasa (10/7) sore.

Berdasarkan pemantauan, menteri Perindustrian di Kabinet Kerja itu tiba menggunakan kendaraan dinas menteri berplat nomor polisi RI 32. Airlangga memakai kemeja batik berwarna biru.

Setelah tiba, dia langsung diarahkan masuk ke area pekarangan rumah SBY. Dia langsung masuk ke dalam rumah. Pertemuan Airlangga dan SBY itu berlangsung secara tertutup. Pertemuan berakhir sekitar pukul 18.10 WIB.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 1,5 jam tersebut, Airlangga mengaku membicarakan banyak hal termasuk kondisi politik terkini dan Pilpres 2019.

Di kesempatan itu, Airlangga mengaku tak membicarakan mengenai koalisi Pilpres 2019 dalam pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Demokrat SBY.

“Belum ada. Kami bicara mengenai situasi (politik,-red). Komunikasi mengenai keadaan politik dan kerja sama antar partai selalu terbuka komunikasinya,” tambah Airlangga, ditemui setelah pertemuan dengan SBY, di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, pada Selasa (10/7) sore.

Menteri Perindustrian ini juga mengaku tidak menawarkan Partai Demokrat untuk bergabung dalam koalisi pendukung Joko Widodo. Namun, menurut Airlangga, komunikasi masih cair. “Cair kita. Golkar dengan pimpinan partai cair,” tuturnya.

Ketika disinggung apakah ia ia datang ke SBY untuk mendapat dukungan agar bisa maju sebagai cawapres. Namun dia tak menjawab pasti. “Ini kan kita mengkomunikasikan dengan beliau,” sebut Airlangga.

Sementara, Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan membenarkan masalah Pilpres 2019 dan pilkada serentak beberapa waktu lalu menjadi salah satu pembahasan antara kedua petinggi parpol tersebut. Menurut Hinca, obrolan tersebut dikemas santai.

“Kita ngobrol-ngobrol, ngobrol lepas. Tentu yang diobrolin pasti tentang politik nasional, tentang pilpres, kemarin ngobrolin pilkada juga,” ucap Hinca.

Terkait sinyal koalisi dari Golkar, Hinca justru meminta masyarakat menafsirkan sendiri dengan melihat batik biru yang dikenakan Airlangga.

“Coba lihat, tadi bajunya Mas Airlangga warna apa tuh. Aku kan hanya bilang, bajunya saja rada-rada mirip baju saya tadi,” kata Hinca berkelakar.

Hinca menegaskan pihaknya akan terus melakukan komunikasi intensif dengan Golkar mengingat waktu pendaftaran capres-cawapres sudah semakin dekat.

“Semua tahu ini tinggal 30 hari. Itu komunikasinya lancar saja, dan akan terus dilakukan komunikasi-komunikasi intensif dengan Golkar lewat Mas Airlangga lewat Mas Hidayat,” tutupnya. RBN

Share

Check Also

AWAS, JANGAN BELI BEDAK JOHNSON’S

  thejak.co – Awas, bedak merk Johnson & Jhonson bisa menyebabkan kanker rahim bagi perempuan. ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *