Rabu , 19 September 2018

patung Macan Menghilang

Patung macan yang menghilang.

thejak.co – Heboh, patung macan yang berada di tugu dekat perbatasan Sukabumi-Cianjur hilang. Ketiadaan patung macan tersebut menjadi topik hangat di media sosial.

“ampun we tugu macan sukalarang.. macan na leupasss… d kamana ken atuh (ampun tugu macan sukalarang.. Macannya lepas. Dikemanain?,” Kata pemilik akun media sosial Cimen Dx di salah satu grup medsos, Rabu (12/9).

Sebagian warganet juga mempertanyakan hilangnya patung meong tersebut bahkan ada yang membuatnya sebagai candaan. “Hati-hati bagi warga Sukalarang dan sekitarnya, apalagi yang suka trabasan karena telah lepas macan dari tugu sukalarang,” tulis Puad Marpudin dalam postingannya.

Tugu macan memang lebih dikenal dengan sebutan tugu meong. Berada di jalan utama Sukabumi – Cianjur, tugu meong kerap menjadi patokan pengguna jalan yang sedang melintas menuju arah Sukabumi.

Awalnya di atas tugu itu memang ada dua patung. Patung pertama seorang prajurit yang mengangkat pedang ke udara dan patung macan loreng. Patung prajurit masih dibiarkan di tempat semula, sementara patung macan raib.

“Patung macan atau meong itu sudah jadi icon warga di tempat ini dan warga Sukabumi secara keseluruhan, kalau janjian atau menunjukan tempat saat melintas pasti bilangnya sudah di tugu meong Sukalarang,” kata Saiful (40), warga setempat.

Ia mengaku mengetahui adanya perbaikan di sekitar lokasi tugu, dari dua patung yang ada di tugu hanya patung macan saja yang dihilangkan sementara patung prajurit masih ada. Dia merasa kecewa meong ikonik itu dihilangkan.

“Sebelum saya lahir patung itu sudah ada, sudah puluhan tahun. Itu adalah bagian dari ciciren perjuangan bangsa Indonesia khususnya masyarakat Sukalarang melawan penjajahan dilambangkan dengan keberanian seekor meong dan prajurit atau tentara,” tutur Saiful.

Warga menyebut patung meong dibuat pada tahun 1980an. Patung dibuat sebagai bentuk gagahnya pejuang saat melawan penjajah. Tugu meong dianggap memiliki sejarah serupa dengan Palagan Bojongkokosan di jalur utama Sukabumi – Bogor.

“Intinya tugu itu menggambarkan gagah beraninya pejuang melawan penjajah, patung tentara dengan patung macan sudah menjadi satu kesatuan untuk menggambarkan keberanian itu,” kata Rahman, warga Sukalarang.

Rahman mengaku tahu proses pembangunan patung tersebut. Sejak patung dibangun istilah tugu meong langsung akrab di telinga warga.

“Seingat saya tugu itu dibuat sekitar tahun 1988, posisinya lengkap dengan area taman. Sejak dibuat nama tugu meong langsung melekat dalam ingatan warga, kalau janjian di Sukalarang istilah tugu meong sudah biasa dijadikan patokan,” tutur Rahman.

Warga mengaku sudah menerima laporan soal tugu berikut meongnya sedang diperbaharui oleh kontraktor. Patung meong yang hilang berwarna kuning loreng hitam, bentuknya panjang dan berada di bawah patung pejuang yang menenteng senjata dan mengacungkan pedang ke arah langit.

Menurut warga kedua patung itu saling berkaitan dengan sejarah perjuangan pahlawan dan warga setempat melawan penjajah Belanda di masa silam.

Warga kecewa patung meong kebanggaan warga itu dicopot begitu saja. Padahal menurut dia harusnya kontraktor lebih dulu koordinasi dengan tokoh masyarakat dan warga.

“Harusnya kalau memang diganti ya patung lama biarkan saja dulu, ini tiba-tiba hilang otomatis kami protes. Kata pihak Muspika nanti akan diganti patung baru selama 60 hari, ini sudah 30 hari kalau sampai lewat maka saya dan kawan-kawan akan melakukan aksi protes atau kalau memang meong itu ternyata tidak diganti kita yang akan patungan,” ujarnya. NH

Share

Check Also

Pospera Kabupaten Serang Bantu Air Bersih Rakyat

  THEJAK, Pospera- Dewan Pimpinan Cabang Posko Perjuangan Rakyat Kabupaten Serang (POSPERA) memberikan bantuan air ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *