Sungguh mengejutkan. Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan bahwa Raffi Ahmad memiliki riwayat gangguan mental.
Kepala Deputi Rehabilitasi BNN Dr Kusman Suriakusumah SpKJ MPH mengungkapkan Raffi Ahmad belum masuk tahap sebagai pecandu. Ia mengatakan Raffi menggunakan metilon hanya untuk senang-senang.
“Raffi ini belom termasuk pecandu, dia masih pake zat ini kalau lagi senang-senang saja,” ujarnya.
Ketika disinggung kenapa harus masuk rehabilitasi jika belum termasuk pecandu? “Sebelumnya ia seminggu putus zat itu dia gelisah. Kita sudah menggunakan alat-alat untuk mengetes jiwanya Raffi, hasilnya Raffi perlu menjalani rehabilitasi,” jelasnya.
Senada, Kabag Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Sumirat Dwiyanto mengatakan, pihaknya telah mendapat hasil assessment baik fisik maupun psikis Raffi.
“Dari hasil assessment, kami temukan riwayat gangguan mental Raffi akibat zat yang bersifat stimulansia itu,” ujar Sumirat ditemui di BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (21/2).
Menanggapi hal itu, keluarga Raffi melalui kuasa hukumnya, Hotma Sitompul terus melakukan perlawan terhadap BNN. Salah satunya dengan saksi ahli yang meringankan kliennya, Raffi Ahmad.
“Seperti sebelumnya saya katakan bahwa kami akan mengajukan saksi ahli yang meringankan,” kata Hotma.
Menurutnya, saksi yang dibawa memang seorang dokter yang berkompeten di bidang Narkotika. “Kita bersama dokter Fardinand , dokter ahli narkoba yang akan memberikan keterangan pada BAP nanti,” kata Hotma.
Di kesempatan yang berbeda, keluarga Wanda Hamidah geram mengenai mengenai kabar kedekatan Raffi dan Wanda yang semakin berhembus kencang.
Kabar kedekatan keduanya semakin menguat setelah tersebarnya foto mesra yang tersebar di dunia maya. Tak hanya itu, Wanda juga terlihat mendampingi Raffi saat pergi ke pusat rehabilitasi di Lido.
Paman Wanda, Deddy Eka Dibrata menganggap pemberitaan mengenai hubungan antara Raffi dan Wanda merupakan gosip murahan. “Itu gosip-gosip murahan,” ucap Deddy.
Sementara, mantan kekasih Raffi, Yuni Shara terus memantau perkembangan kasus Raffi. Salah satu buktinya, Yuni mendoakan Raffi saat melakukan ibadah umroh.
“Ya, sejak dari Madinah saya tidak putus mendoakan dia. Di sini juga mendoakan dia. Walaupun bagaimana pun juga saya sudah tidak bersama Raffi, saya tetap mendoakan terbaik, semoga masalahnya cepat selesai, semoga dimudahkan segala urusannya, semoga dia bisa cepat mengambil hikmah dari kejadian-kejadian ini,” harapnya.
Kepergian Yuni ke Tanah Suci saat Raffi tengah bermasalah, menimbulkan dugaan dia menghindar dikaitkan dengan lajang asal Bandung itu. Bahkan, Yuni harus menerima kenyataan diserang pengacara terlibat penahanan presenter Dahsyat itu.
“Ada saatnya saya bicara. Tapi yang jelas saya tidak punya kapasitas untuk mengomentari orang lain, karena diri saya tidak lebih baik dari orang lain. Kalau terjadi fitnah dan lain-lain, anggaplah mengurangi dosa saya, saya ambil positifnya. Jadi lebih baik kita koreksi diri sendiri, ambil hikmah dari semua ini. Saya yakin ada hikmahnya,” papar ibu dua anak ini.(ASP)

BNN:Raffi Alami Gangguan Mental
Share
TheJAK