Jumat , 15 Desember 2017

Blusukan Ke Kalijodo, Jokowi Dan Ahok Digoda Pelacur ABG

NONSTOP, GODA-Gubernur Jokowi dan Wagub Basuki T Purnama k mendadak blusukan bareng. Keduanya terlihat mesra dan kompak mengenakan baju batik berwarna coklat serta sama-sama menumpang mobil Toyota Hiace B 7059 PPA berpelat merah.
Sementara mobil dinas Basuki yang ngetop disapa Ahok, Land Cruiser B 1966 RFR mengikuti dari belakang. Berangkat dari Balaikota sekitar pukul 09.45 WIB, rombongan masuk tol dalam kota dan keluar di Jelambar Angke atau tepatnya di dekat lokasi prostitusi Kalijodo, Jakarta Barat.
Di lokasi esek-esek illegal itulah, para pekerja seks komersial (PSK) alias pelacur sudah menunggu. “Kami dengar katanya mau ada Pak Jokowi dan Pak Ahok. Cihuy..mantabs nih,” teriak seorang PSK.
Suasana heboh makin terlihat ketika mobil yang ditumpangi Jokowi-Ahok melambatkan lajunya. PSK dan warga yang berada di sekitar bangunan berlantai dua dan bertuliskan berbagai macam merek minuman beralkohol itu pun heboh. “Hallo Pak Jokowi, hai Pak Ahok,” goda Ica sambil melambaikan tangan.
Mira (16) yang memakai rok seksi langsung membuka kancing bajunya. “Akh saya buka biar terlihat seksi,” ungkap cewek asal Indramayu, Jawa Barat yang sudah 1 tahun mangkal di Kalijodo.
Entah kenapa Jokowi-Ahok enggan turun dari mobil? “Ya nggak turun, nanti kalau turun saya malah duduk-duduk dulu di sana,” ucap Ahok sambil tertawa.
Ahok mengaku, sengaja melewati bangunan yang juga dipenuhi berbagai tempat hiburan itu lantaran pihaknya akan membongkar puluhan bangunan yang berada di kawasan itu. Pembongkaran dilakukan karena selama ini kawasan tersebut kerap dijadikan sebagai tempat prostitusi.
“Tadi kan di Kalijodo lihat saja sendiri, nanti dibongkar lah, bangunannya saja seperti itu. Lihat di luar saja kelihatan ada nona hitam, nona manis, nona putih,” ucap Ahok.
Lalu, setelah dibongkar apakah pihaknya akan mendirikan bangunan rumah susun atau kampung deret bagi warga miskin. Ahok belum bisa menjawab.
Nama Kalijodo sudah terkenal sejak abad ke-18 atau sebelum tempat pelacuran muncul. Orang Jakarta sejak dulu menamakan suatu tempat berdasarkan peristiwa yang pernah terjadi. Dulu, di kali itu seringkali para gadis dan pria berpacaran dan berakhir dengan perjodoan.
Cerita lain, dulu di kali tiap tahun diselenggarakan pesta peh coen Imlek atau tahun baru China. Pesta ini menarik para muda-muda yang ingin menyaksikan beragam keramaian seperti barongsai dan pesta ngibing diiringi gambang keromong. Banyak taipan yang menjadi sponsor.
Di sebelah Banjir Kanal Barat-Kali Angke itu jadi langganan para pria China mencari teman kencan atau membeli gundik. Dan, pada 1998 lokalisasi digusur oleh Gubernur Sutiyoso. Beberapa germo terusir dengan ganti rugi uang.
Namun hingga kini, diam-diam di beberapa gang masih ada lokalisasi pelacuran kelas pinggiran. Jika Jokowi-Ahok berani membongkar Kalijodo maka keduanya bisa mencetak sejarah.(BCR)

jokowi-ahok-hanya-melihat-kalijodo-dari-dalam-mobil

Share

Check Also

Jakarta Banjir, Kadis SDA Diujung Tanduk

thejak.co - Curah hujan dengan intensitas tinggi mulai sering mengguyur Jakarta. Musibah banjirpun menghantui seluruh ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot News!