
thejak.co - Polisi sedang galak memberantas begal dan jambret. Bahkan Polda Metro Jaya memerintah menembak mati jambret dan begal jika melawan saat ingin ditangkap. Atas perintah ini, membuat ketakutan para jambret dan begal.
Salah satunya adalah SH (27). Pejambret penumpang ojek online yang tewas ketika tasnya dirampas di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada (3//7) lalu. Ia memilih menyerahkan diri ke Polsek Jagakarsa, Minggu (2/7) lalu.
Ia mengatakan hanya ingin mengambil tas milik Warsilah yang diletakkan di atas motor. SH mengaku tak menyangka aksinya membuat Warsilah terjatuh sehingga meninggal dunia. Saat melihat Warsilah terjatuh, SH kabur ke arah Tanjung Priok dan memutar menuju arah Pulogadung, Jakarta Timur.
SH sempat ketakutan karena mendengar dari informasi di televisi bahwa pelaku penjambretan akan ditembak polisi. “Saya nyerahin diri karena saya takut ditembak,” ujar SH di Mapolres Jakarta Pusat, Senin (9/7).
SH mengaku baru mengetahui korbannya meninggal 3 hari setelah aksinya itu. Dia tahu korban meninggal setelah menonton televisi. “(Tahu) lewat TV,” kata Sandi.
Setelah mengetahui korban meninggal, Sandi dihantui rasa bersalah. SH mengaku, kerap terbayang akan korbannya. “Perasaan saya jadi nggak tenang, saya merasa bersalah. Saya enggak nyangka Pak, kayak selalu ada bayang-bayang ( korban) yang ngikuti di mana-mana,” ujar SH.
Usai melakukan aksinya, SH wara-wiri di sekitar Jakarta Pusat dan tidak kembali ke kontrakannya di Cakung, Jakarta Timur. SH mengaku kebingungan setelah kejadian itu. Dia gelisah hingga akhirnya mengungkap perbuatannya itu kepada pamannya, Edi.
“Selama tiga hari perasaan saya enggak tenang, saya merasa bersalah. Saya akhirnya memutuskan menyerahkan diri. Saya ke rumah Pakde saya, saya ceritakan dengan sejujurnya. lalu saya bilang tolong antarkan saya ke kantor polisi terdekat karena saya punya masalah seperti ini. Akhirnya beliau nganterin saya,” ujar SH.
Sementara itu, Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian mengatakan, SH merupakan pemain tunggal yang melancarkan aksinya seorang diri. “Sejauh ini dia masih melakukan sendirian, single fighter,” kata Arie.
Arie mengatakan, tersangka mengaku sudah melakukan aksi penjambretan selama 8 kali. Daerah operasinya di Jakarta Pusat dan Jakarta Timur. “Dari 8 kali itu yang diambil semuanya handphone dan tas, biasanya dia berkeliling di jalan-jalan mencari mangsa baik di motor maupun di jalan,” ungkapnya.
Polisi sebelumnya mengidentifikasi pelaku berdasarkan rekaman CCTV. Polsi sempat melakukan pengejaran terhadap tersangka hingga ke Bekasi. “Kita ketemu CCTV dan langsung mengidentifikasi pelaku dan langsung mengejar pelaku ini, karena kita kejar terus ya dia menyerahkan diri,” jelasnya.
Di tempat berbeda, polisi menembak mati BS, pelaku jambret komplotan Saber (Sapu Bersih) di Cengkareng, Jakarta Barat. BS melawan petugas saat diminta menunjukkan tiga rekannya sesama jambret.
“BS kita lakukan tindakan terukur karena melawan petugas. Saat itu dia diminta menunjukkan tiga temannya,” ucap Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri kepada wartawan di Mapolsek Cengkareng, Jalan Lingkar Luar Barat, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (9/7).
Tiga orang kawan BS yang masih buron berinisial BW, PB, dan RB. Mereka berempat telah melakukan penjambretan sejak 2,5 tahun lalu. “Sudah ada lima LP (laporan polisi) terkait kasus jambret yang diduga dilakukan oleh kelompok Saber ini,” kata Khoiri.
Kelompok Saber beraksi dengan menggunakan sepeda motor. Mereka mengincar pejalan kaki, terutama perempuan, saat malam hari. “Kadang menggunakan satu motor, kadang dengan dua motor,” ucap Khoiri.
Kelompok Saber bisa diungkap dari penangkapan BS setelah dia beraksi. BS menjambret seorang perempuan di Jalan Gunung Galunggung, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu (8/7), pukul 19.35 WIB.
BS saat itu beraksi seorang diri dengan motor matik. Dia merampas tas berisi uang, ponsel, dan kosmetik. “Korban mengalami luka karena terjatuh setelah tas ditarik,” ucap Khoiri.
Saat itu kebetulan ada polisi yang sedang berpatroli. Polisi mendengar teriakan korban dan langsung mengejar pelaku. “Pelaku berhasil diamankan dengan barang bukti motor, tas berisi uang, HP, dan kosmetik,” ucap Khoiri. RBN
TheJAK