
thejak.co - Pihak ratusan Polisi dari Polda Metro Jaya menutup akses jalan Sungai Turi, Desa Kali Baru, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.
Langkah ini diambil mengingat akses jalan tersebut tidak mengantongi izin dan melanggar tataruang.
jalan Sungai Turi ini merupakan jalan yang dibangun oleh pemilik pabrik setempat berinisial TS untuk memudahkan akses ke luar dan masuk pabrik.
Tapi, tidak hanya untuk akses jalan pabrik yang terletak di kawasan industri, warga juga menggunakan jalan tersebut sebagai sarana beraktivitas.
Warga yang mengetahui akses jalan ini ditutup pun protes saat polisi memblokade dan memasang papan pengumuman bahwa akses jalan tersebut ditutup.
“Pak Jokowi tolong ini, jalan kami ditutup,” teriak Humas Kawasan Industri Pergudangan Alex Liem saat dijumpai di lokasi kejadian, Rabu (18/7).
Pria yang menggunakan kaos putih bergambar Presiden Joko Widodo dan bertuliskan kerja kerja kerja itu pun berharap pihaknya diberikan kemudahan.
“Ini jalan sejak 2003 sudah ada. Kenapa baru ditutup sekarang? Ada apa ini? Padahal kami sudah mengurusnya ke pemda setempat,” ucapnya.
lanjut pria keturunan ini dirinya tidak terima karena proses penutupan dilakukan secara mendadak tanpa ada sosialisasi.
“Surat sosialisasi baru diberikan kemarin. Ya kami pada emosi lah. Katanya ada jalur alternatif, tapi mana? Cuma ada petunjuknya saja,” ungkap Alex.
Alex mengungkapkan bahwa dengan ditutupnya akses jalan maka perusahaan berpotensi merumahkan para kariawan.
Dia mengaku sangat dirugikan, sebab kesulitan untuk beraktivitas. “Hari ini lumpuh, kami tidak kerja. Di sini ada 35 pabrik dan 1.200 pegawai yang bekerja,” paparnya. Akibat pun TS selaku yang membangun jalan kini statusnya sudah ditetapkan tersangka. JAK
TheJAK