Rabu , 25 Juli 2018

Bawa Mayat, Bikers Ditilang polisi

 

Bikers bawa mayat saat kena razia.

thejak.co - Sebuah video pengendara motor bonceng tiga mendadak viral di media sosial setelah dirazia polisi. Video berdurasi 1,28 detik itu diberhentikan polisi lantaran berboncengan hingga 3 orang. Namun ternyata salah satu dari 3 orang tersebut diduga telah meninggal dunia.

Mengetahui yang dibonceng adalah jenazah, dengan sigap anggota polisi langsung memberikan pertolongan kepada keluarga yang berduka tersebut. Anggota polisi langsung membawa jenazah ke atas mobil patroli yang kebetulan tengah melintas.

Dari informasi, lokasi pengendara bonceng tiga yang membawa jenazah tersebut berada di sebuah daerah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi jambi. di seputaran tempat tersebut minim kendaraan yang melintas.

Selanjutnya, dengan menggunakan kendaraan dinas unit patroli kepolisian, membawa jenazah tersebut ke rumah duka yang jaraknya sekitar 20 km dari lokasi dengan kondisi jalan yang berlubang dan berdebu.

Polri adalah pelindung pengayom dan pelayan masyarakat. Semoga amal ibadah almarhum ditrima di sisi Allah SWT. Aamin.. kejadian sekira pukul 11.00 WIB dini hari. Senin 23 Juli 2018,” tulis akun La Kardi di laman Facebook

Peristiwa miris tersebut dibenarkan Kasat Lantas Polres Tanjabtim, AKP Tezmirizal. Namun begitu, Tezmirizal membantah apabila polisi sengaja menghentikan pengendara bonceng tiga tersebut.

“Jadi mereka minta tolong, kebetulan kami tengah patroli. Kejadiannya kemarin siang sekitar pukul 11.00 WIB,” kata Tezmirizal.

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi Senin (23/7/2018) siang sekitar pukul 11.00 WIB di kawasan Geragai, Kabupaten Tanjabtim, Jambi. Saat itu, petugas patroli tengah berkeliling di sekitar lokasi yang memang dikenal jarang terdapat kendaraan roda empat yang melintas.

Dari pengakuan salah satu pengendara motor bonceng tiga itu, mereka berasal dari daerah Simpang Kiri hendak pergi ke Kuala Jambi yang jaraknya sekitar 60 kilometer. Ketiga pengendara tersebut adalah satu keluarga.

Sebelum meninggal, jenazah yang belum diketahui identitasnya itu awalnya tengah bertandang ke rumah saudaranya di daerah Simpang Kiri dan minta diantar ke rumahnya di Kuala Jambi. Di tengah perjalanan, korban mengeluh sakit di perut hingga akhirnya meninggal dunia di perjalanan.

“Awalnya mereka membawa dua motor, jadi bukan langsung bonceng tiga. Namun karena satu sakit dan diduga meninggal akhirnya jadi bonceng tiga, yang di tengah itu (yang meninggal),” jelas Tezmirizal.

“Jadi bukan karena dihentikan untuk ditilang, bukan. Tapi mereka awalnya minta tolong saat anggota patroli melintas,” imbuh dia. HDS

Share

Check Also

BAZNAS Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Bangun Crisis Center di Maluku

  THEJAK - BAZNAS membangun Crisis Center untuk membantu krisis yang saat ini tengah melanda ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot News!