
thejak.co - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjelaskan soal pencopotan Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Satya Hergandhi. Langkah pergantian itu agar pengelolaan aset DKI ditangani oleh orang yang profesional
Anies menilai, Dirut PT Jakpro yang baru yakni Dwi Wahyu Daryanti memiliki kompetensi dan pengalaman dalam pengelolaan aset.
“Sekarang kita alhamdulillah mendapatkan seorang dirut yang punya pengalaman di bidang pengelolaan aset yang baik.
Beliau pernah mengelola aset di Pertamina, pernah memimpin di PWC (PricewaterhouseCoopers), salah satu perusahaan konsultan akuntasi salah satu yang terbaik di dunia. Jadi seorang yang punya track record amat baik,” ujar Anies.
Anies menjelaskan Satya akan ditugaskan di PT LRT. Namun, Anies belum mau membocorkan jabatan Satya di PT LRT nanti.
“Pak Satya nanti konsentrasi di LRT Jakarta. Bukan di Jakpronya tapi di PT LRT jadi fokus. Jadi bukan dicopot. Pak Satya nanti akan bertugas di PT LRT Jakarta,” jelas Anies.
“Karena Jakpro itu kan holding-nya. Nanti Pak Satya di PT LRT. Jadi bukan Pak Satya hilang. Nggak, justru Pak Satya yang sudah menguasai soal LRT kita ingin Pak Satya fokus di LRT Jakarta.
Nanti holdingnya kita tugaskan orang yang bisa menata manajemen aset agar secara holding Jakpro bisa lebih baik,” sambung Anies.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyatakan pergantian Satya merupakan bagian dari penyegaran organisasi.
Dia menyebut pihaknya tetap meminta Satya untuk membantu pengawasan LRT hingga saat pengoperasian sehingga tidak menimbulkan keterlambatan.
“Jadi kita ucapkan terima kasih kepada Pak Satya dan komitmen beliau bahwa akan terus mengawal. Beliau yang mengawali dan harus juga memberikan kepastian di Asian Games akan mulus,” kata Sandiaga.
Dia menyebut posisi Satya saat ini masih menduduki sebagai komisaris di anak perusahaan. Sandiaga mengharapkan sosok Satya dapat melaksanakan tugasnya tanpa melihat posisinya.
“Kita ada masa transisi beliau, enaknya di dunia usaha gitu, ada proses yang memastikan tongkat estafet tidak menimbulkan diarupsi begitu ada pergantian,” jelas Sandiaga.
Sebelumnya, masa perombakan pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta telah dimulai. Setelah perombakan SKPD kini giliran para direktur dan komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dirombak oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedandan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. JAK
TheJAK