Rabu , 25 Juli 2018

Cawapres Jokowi Jadi Ajang Judi

thejak.co - Bursa judi ternyata tak hanya mengurusi kompetisi sepak bola, pemilihan presiden Indonesia juga menarik bagi para petaruh. Teka-teki siapa bakal Cawapres Jokowi menjadi bursah taruhan.

Dalam bursah taruhan dua nama Mahfud MD dan Moeldoko (M2) yang menguat sebagai Cawapres Jokowi.

Informasi masuknya dua pasang kandidat itu di dalam bursa taruhan di sebuah situ khusus judi olahraga. “Cawapres Jokowi bikin masyarakat penasaran, jadi buat taruhan akhirnya,” ujar Kiswanto, warga Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (24/5).

Menurut Kiswanto, dirinya menjagokan mantan Panglima TNI Moeldoko sebagai cawapres Jokowi. Alasanya, kata Kiswanto, Moeldoko sangat cocok dengan pengalamannya sebagai TNI untuk menjaga kesatuan NKRI. “Saya pilih Moeldoko jadi Cawapres Jokowi,”terangnya.

Kiswanto mengakui dirinya taruhan dengan kawannya siapa yang bakal jadi Cawapres Jokowi. Ditanya berapa jumlah taruhannya, Kiswanto merahasiakan nominalnya. “Ada dah mas,,lumayan jumlahnya. Karena lebih dari satu orang yang taruhan,” katanya.

Berbeda dengan Kiswanto, Romantika lebih pilih Mahfud MD. Alasanya, mantan Ketua MK itu bersih dan sudah teruji. “Saya pilih Pak Mahfud Cawapres Jokowi.” Singkatnya.

Sebelumnya, 10 nama cawapres Jowowi beredar di antaranya berasal dari kalangan politisi, yakni Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, dan Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Gus Romy. Selain itu, juga ada nama yang berasal dari kalangan ulama, yakni Rais ‘Aam PBNU yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin dan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin.

Dari kalangan teknokrat ada nama Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Sementara dari kalangan akademisi ada nama Mahfud MD dan dari kalangan purnawirawan TNI ada nama Jenderal (Purn) Moeldoko. Lalu, ada nama Chairul Tanjung dari kalangan pengusaha.

Bukan kali ini capres dan cawapres jadi ajang taruhan judi. Sebelumnya, Pertarungan Prabowo vs Jokowi pernah terjadi di Pilpres 2014 lalu.

situs judi di Australia memasang keduanya jadi bahan judi. Para penjudi Australia ternyata tertarik dengan pertarungan Pemilu Presiden (Pilpres) Indonesia. Situs sportsbet.com.au memasukkan persaingan Prabowo versus Jokowi ini menjadi salah satu item bursa taruhan.

Cawapres Jokowi Sudah di Kantongnya

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) berbicara tentang pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan ketua umum partai politik.

Dia mengatakan pertemuan makan malam tersebut membahas calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Jokowi dan sudah mengerucut ke satu nama.

OSO mengatakan, dalam pertemuan itu, pembahasan koalisi pengusung Jokowi pada Pilpres 2019 sudah bulat. Dalam satu pekan ke depan, Jokowi akan mengumumkan siapa yang akan dia pilih sebagai cawapres mendampingi dirinya.

“Dibahas soal koalisi, koalisi kita bulat, ini sudah diserahkan 100 persen ke Presiden ya soal nama cawapres, sudah mengerucut, sudah di tangan Presiden. Mungkin akan disampaikan dalam satu minggu ini. Saya nggak tahu ya, jangan saya yang umumkan,” kata OSO di Bogor, Jawa Barat, kemarin.

OSO menambahkan, pengumuman tersebut memang harus cepat dilakukan. Tujuannya agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi mengenai cawapres yang akan mendampingi Jokowi.

OSO pun menegaskan Jokowi saat ini sudah memegang satu nama. Suara partai koalisi juga sudah bulat. “Ada (cawapres), tapi itu semua di tangan Presiden supaya nggak simpang siur,” ucapnya.

Dia pun menegaskan koalisi pendukung Jokowi di pilpres, yang saat ini berjumlah enam parpol, sudah sangat solid. “Kita sudah solid ya, koalisinya bulat, mengerucutnya tinggal satu nama ya,” tambahnya.

Sementara, Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) mengungkap 6 poin hasil pertemuan terkait pencapresan antara 6 ketum pendukung dan Presiden Joko Widodo. Pertemuan tersebut berlangsung di Istana Bogor.

“Pada kesempatan ini, saya hanya menyampaikan kaitan pencapresan, di mana koalisi menyepakati sejumlah hal pokok,” kata Rommy, Selasa (24/7).

Nama cawapres yang disepakati 6 parpol pendukung Joko Widodo di Pilpres 2019 masih misterius. Namun di saat yang sama, PDIP melemparkan pujian untuk Jusuf Kalla, yang saat ini menjabat wapres.

“Karena pengalaman dan kematangan beliau, maka terkait siapa yang akan mendampingi Pak Jokowi, kami meyakini bahwa Pak Jokowi dan Ibu Megawati Soekarnoputri (Ketum PDIP) yang intens berkomunikasi dengan Pak JK akan menempatkan Pak JK sebagai tokoh penting untuk memberikan masukan,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulis, Selasa (24/7).

Hasto menjelaskan JK punya pengalaman yang mumpuni untuk memberikan masukan kepada Jokowi. Hal itu terbukti selama JK mendampingi Jokowi pada periode 2014-2019 ini.
“Tentunya Pak JK yang dikenal piawai di dalam membangun dialog dan andal di dalam mencari solusi perdamaian di Aceh, sudah terbukti mampu hadir sebagai sosok wakil presiden yang mampu bekerja sama dengan Pak Jokowi,” sebut Hasto.

Sementara itu, terkait nama cawapres, Hasto mengatakan Jokowi akan mengumumkannya pada waktu yang tepat. Itu sudah merupakan kesepakatan di antara 6 ketum parpol pendukung Jokowi.

“Seluruh ketua umum partai politik pengusung Pak Jokowi sudah sepakat bahwa nama cawapres akan diumumkan oleh Presiden Jokowi pada momentum yang tepat,” tegas Hasto. NH

Share

Check Also

Saiful Mujani: MK Jangan Melanggar Konstitusi

  THEJAK - Mahkamah konstitusi (MK) berwenang meninjau Undang-undang dan aturan-aturan di bawah Konstitusi. Kriteria ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot News!