
thejak.co - KPK memeriksa Inneke Koesherawati. Dia diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap kepada Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Wahid Husein. KPK memeriksanya hari ini sebagai saksi untuk salah satu tersangka kasus ini, Andri Rahmat.
“Yang bersangkutan terindikasi membantu suaminya dalam proses penyuapan, jadi perlu didalami peran dan pengetahuan dia dalam peristiwa pidana tersebut,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Selasa (24/7).
Inneke tiba di gedung KPK, Kuningan, Jakarta sekitar pukul 09.40 dan keluar pada sekitar pukul 13.20 WIB. Dia bungkam saat ditanya wartawan.
Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan Inneke terlibat dalam kasus dugaan suap yang dilakukan suaminya, Fahmi Darmawansyah, kepada Wahid. Dia menduga Inneke terlibat dalam pemesanan mobil untuk Wahid. “Dalam pemesanan mobil dia ikut cawe-cawe,” kata Agus.
Sebelumnya, Inneke ikut ditangkap dalam operasi tangkap tangan suaminya pada 21 Juli 2018. Dia sempat diperiksa KPK sebelum akhirnya dibebaskan.
Dalam kasus ini, suami Inneke, Fahmi Darmawansyah yang merupakan narapidana kasus korupsi di Lapas Sukamiskin disangka menyuap Kepala Lapas Wahid Husen.
Dalam perkara ini, KPK menetapkan empat tersangka yakni Wahid Husein dan stafnya Hendry Saputra sebagai penerima suap. Sedangkan Fahmi Darmawansyah dan napi pendamping Andri Rahmat ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.
KPK menduga, Fahmi dibantu Hendry Saputra dan Andri Rahmat dalam menjalankan aksinya menyuap Wahid. Hendry adalah staf Wahid, sementara Andri adalah napi kasus pidana umum yang berstatus tahanan pendamping.
Fahmi diduga menyuap Wahid Husen agar diberikan fasilitas dan kemudahan yang seharusnya tidak ia dapatkan. Suap yang diberikan berupa uang dan dua unit mobil. KPK menyita dua unit mobil, yaitu Mitsubishi Triton Exceed warna hitam dan Mitsubishi Pajero Sport Dakkar warna hitam. Ada juga uang total Rp 279.920.000 dan 1.410 dollar Amerika Serikat.
Selain itu, KPK juga menyita catatan penerimaan uang dan dokumen terkait pembelian dan pengiriman mobil. Inneke sempat diperiksa oleh penyelidik dalam rangkaian operasi tangkap tangan. Namun, dalam jumpa pers, pimpinan KPK menyatakan bahwa Inneke hanya berstatus sebagai saksi. ERY
TheJAK